Israel Bombardir Sebuah Rumah di Gaza Selatan, 13 Warga Palestina Tewas
Senin, 13 November 2023 - 08:53 WIB
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memulihkan komunikasi dengan para profesional kesehatan di fasilitas Rumah Sakit al-Shifa, yang menggambarkan situasinya “mengerikan dan berbahaya.”
“Sudah 3 hari tanpa listrik, tanpa air dan dengan internet yang sangat buruk yang sangat memengaruhi kemampuan kami untuk memberikan perawatan penting,” tulis Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah posting-an di X.
“Tembakan dan pengeboman yang terus-menerus di daerah tersebut telah memperburuk keadaan yang sudah kritis.”
“Sayangnya, rumah sakit ini tidak lagi berfungsi sebagai rumah sakit,” kata Ghebreyesus.
“Dunia tidak bisa tinggal diam sementara rumah sakit, yang seharusnya menjadi tempat berlindung yang aman, berubah menjadi tempat kematian, kehancuran, dan keputusasaan.”
“Sudah 3 hari tanpa listrik, tanpa air dan dengan internet yang sangat buruk yang sangat memengaruhi kemampuan kami untuk memberikan perawatan penting,” tulis Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah posting-an di X.
“Tembakan dan pengeboman yang terus-menerus di daerah tersebut telah memperburuk keadaan yang sudah kritis.”
“Sayangnya, rumah sakit ini tidak lagi berfungsi sebagai rumah sakit,” kata Ghebreyesus.
“Dunia tidak bisa tinggal diam sementara rumah sakit, yang seharusnya menjadi tempat berlindung yang aman, berubah menjadi tempat kematian, kehancuran, dan keputusasaan.”
(mas)
Lihat Juga :