Tak Merasa Berdosa, Israel Akui Mengebom Ambulans di Jalur Gaza

Minggu, 05 November 2023 - 14:03 WIB
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf Al-Qudra mengatakan rumah sakit akan mengirim warga Palestina yang terluka parah dari utara ke selatan untuk mendapat perawatan darurat di Mesir.

Israel mengklaim bahwa Hamas menjalankan "komando dan kendali" dari bunker dan terowongan yang berada di bawah rumah sakit Al-Shifa.

Rumah sakit tersebut telah menjadi tempat perlindungan di Kota Gaza dengan sekitar 60.000 orang diyakini berlindung di dalamnya.

Berita ini muncul ketika lembaga-lembaga bantuan memperingatkan tentang memburuknya krisis kemanusiaan di Gaza ketika rumah sakit terpaksa ditutup karena kehabisan bahan bakar.

Setelah Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tanggal 7 Oktober, Israel menyatakan perang dan memblokade Jalur Gaza sehingga memutus pasokan listrik, air, dan bahan bakar.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan Gaza serangan Israel telah membunuh lebih dari 9.488 warga Palestina hingga hari Sabtu kemarin.

Baca Juga: Presiden Erdogan: Gaza Harus Menjadi Bagian dari Negara Palestina saat Perang Berakhir

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!