Presiden Erdogan: Gaza Harus Menjadi Bagian dari Negara Palestina saat Perang Berakhir

Sabtu, 04 November 2023 - 19:46 WIB
loading...
Presiden Erdogan: Gaza...
Presiden Turki Tayyip Erdogan menyatakan Gaza harus menjadi bagian dari negara Palestina. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan Gaza harus menjadi bagian dari negara Palestina yang merdeka dan berdaulat setelah perang Israel-Hamas berakhir. Ankara tidak akan mendukung rencana apa pun yang "secara bertahap menghapus warga Palestina" dari sejarah.

Turki, yang secara tajam meningkatkan kritiknya terhadap Israel ketika krisis kemanusiaan di Gaza semakin parah, mendukung solusi dua negara dan menjadi tuan rumah bagi anggota Hamas, yang tidak dipandang sebagai organisasi teroris, tidak seperti AS, Inggris, dan negara-negara lain di dunia. Barat. Turki telah menyerukan gencatan senjata segera dan menawarkan pembentukan sistem untuk menjamin gencatan senjata.

Berbicara kepada wartawan dalam penerbangan pulang dari Kazakhstan pada hari Jumat, Erdogan mengulangi kritiknya terhadap negara-negara Barat atas dukungan mereka terhadap Israel, dan mengatakan bahwa kepercayaan Ankara terhadap Uni Eropa “sangat terguncang”.

Baca Juga: Ribuan Demonstran Kepung Pangkalan Militer AS di Turki

“Setelah semua yang terjadi selesai, kami ingin melihat Gaza sebagai wilayah damai yang merupakan bagian dari negara Palestina merdeka, sejalan dengan perbatasan tahun 1967, dengan integritas wilayah, dan dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” Erdogan pada hari Sabtu seperti yang dikutip oleh stasiun televisi Haberturk.

“Kami akan mendukung formula yang akan membawa perdamaian dan ketenangan di kawasan ini. Kami tidak akan mendukung rencana yang akan semakin menggelapkan kehidupan warga Palestina, yang secara bertahap akan menghapus mereka dari sejarah.”

Dia juga mengatakan kepala intelijennya Ibrahim Kalin berhubungan dengan otoritas Israel dan Palestina, serta Hamas, namun menambahkan bahwa dia tidak akan menganggap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu – yang menurut Erdogan adalah satu-satunya pelaku situasi di Gaza – sebagai pelakunya. rekanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Klasemen Peringkat Tiga...
Klasemen Peringkat Tiga Terbaik Piala Dunia 2026: Ekuador Lolos 32 Besar
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Berita Terkini
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Infografis
7 Negara Aman dari Radiasi...
7 Negara Aman dari Radiasi Nuklir Jika Terjadi Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved