Ancaman Rudal Ukraina Meningkat, Kapal-kapal Perang Rusia Tinggalkan Crimea
Sabtu, 07 Oktober 2023 - 03:21 WIB
Citra satelit tertanggal 1-2 Oktober menunjukkan bahwa sebuah kapal pendarat besar, kapal penyapu ranjau, dan kapal kecil lainnya telah dipindahkan dari Sevastopol di barat daya Crimea ke pelabuhan Feodosia, yang terletak di sebelah timur semenanjung.
Sevastopol menjadi sasaran dua serangan rudal besar Ukraina bulan lalu, dengan serangan tanggal 13 September menyebabkan kerusakan parah pada kapal selam dan kapal pendarat besar, serta serangan tanggal 22 September yang menghantam markas besar Armada Laut Hitam.
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada hari Senin bahwa Armada Laut Hitam Rusia kemungkinan akan pindah ke Novorossiysk dalam menghadapi ancaman terhadap Sevastopol, sambil memproyeksikan kekuatan melalui peningkatan penggunaan kekuatan udara Angkatan Laut.
Bell mencatat bahwa kapal perang Rusia masih dapat meluncurkan rudal jelajah ke sasaran di wilayah Ukraina dari pelabuhan mereka saat ini.
Namun relokasi kapal-kapal tersebut kemungkinan berarti Moskow tidak akan dapat mengganggu ekspor biji-bijian Ukraina di masa depan dan menambah keraguan terhadap nilai keseluruhan armada tersebut.
“Yang paling penting, Armada Laut Hitam secara praktis melepaskan klaimnya atas kendali atas Laut Hitam bagian barat,” tulis The Bell dalam laporannya, yang dikutip The Moscow Times, Jumat (6/10/2023).
Sevastopol menjadi sasaran dua serangan rudal besar Ukraina bulan lalu, dengan serangan tanggal 13 September menyebabkan kerusakan parah pada kapal selam dan kapal pendarat besar, serta serangan tanggal 22 September yang menghantam markas besar Armada Laut Hitam.
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada hari Senin bahwa Armada Laut Hitam Rusia kemungkinan akan pindah ke Novorossiysk dalam menghadapi ancaman terhadap Sevastopol, sambil memproyeksikan kekuatan melalui peningkatan penggunaan kekuatan udara Angkatan Laut.
Bell mencatat bahwa kapal perang Rusia masih dapat meluncurkan rudal jelajah ke sasaran di wilayah Ukraina dari pelabuhan mereka saat ini.
Namun relokasi kapal-kapal tersebut kemungkinan berarti Moskow tidak akan dapat mengganggu ekspor biji-bijian Ukraina di masa depan dan menambah keraguan terhadap nilai keseluruhan armada tersebut.
“Yang paling penting, Armada Laut Hitam secara praktis melepaskan klaimnya atas kendali atas Laut Hitam bagian barat,” tulis The Bell dalam laporannya, yang dikutip The Moscow Times, Jumat (6/10/2023).
Lihat Juga :