China Larang Semua Makanan Laut Jepang
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 06:44 WIB
“Tindakan Jepang dalam membuang air yang terkontaminasi sangat tidak bertanggung jawab, ilegal, dan tidak bermoral,” kata Shum, yang termasuk di antara sekitar 100 demonstran.
"Tidak ada yang bisa membuktikan bahwa limbah dan bahan-bahan nuklir itu aman. Mereka sama sekali tidak aman," imbuhnya.
Sementara itu, polisi Korsel menangkap sedikitnya 16 pengunjuk rasa yang memasuki kedutaan Jepang di Seoul, meskipun pemerintah negara itu mengatakan penilaiannya sendiri tidak menemukan masalah dengan aspek ilmiah dan teknis dari pembebasan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut), seperti dilaporkan media pemerintah, menuntut agar pembuangan air segera dihentikan, dan menyebutnya sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan.”
Protes juga terjadi di Jepang. Belasan pengunjuk rasa berkumpul di depan markas Tepco di Tokyo sambil memegang tanda bertuliskan "Jangan membuang air yang terkontaminasi ke laut!"
“Bencana nuklir Fukushima belum berakhir. Kali ini hanya sekitar 1% air yang akan dilepaskan,” kata Jun Iizuka (71), yang menghadiri protes tersebut, kepada Reuters.
“Mulai sekarang, kami akan terus berjuang untuk menghentikan pembuangan air yang terkontaminasi dalam jangka panjang,” imbuhnya.
Baca Juga: Pakar Nuklir: Tritium di Air Limbah Fukushima Sangat Berbahaya, Picu Kerusakan Genetik
"Tidak ada yang bisa membuktikan bahwa limbah dan bahan-bahan nuklir itu aman. Mereka sama sekali tidak aman," imbuhnya.
Sementara itu, polisi Korsel menangkap sedikitnya 16 pengunjuk rasa yang memasuki kedutaan Jepang di Seoul, meskipun pemerintah negara itu mengatakan penilaiannya sendiri tidak menemukan masalah dengan aspek ilmiah dan teknis dari pembebasan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut), seperti dilaporkan media pemerintah, menuntut agar pembuangan air segera dihentikan, dan menyebutnya sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan.”
Protes juga terjadi di Jepang. Belasan pengunjuk rasa berkumpul di depan markas Tepco di Tokyo sambil memegang tanda bertuliskan "Jangan membuang air yang terkontaminasi ke laut!"
“Bencana nuklir Fukushima belum berakhir. Kali ini hanya sekitar 1% air yang akan dilepaskan,” kata Jun Iizuka (71), yang menghadiri protes tersebut, kepada Reuters.
“Mulai sekarang, kami akan terus berjuang untuk menghentikan pembuangan air yang terkontaminasi dalam jangka panjang,” imbuhnya.
Baca Juga: Pakar Nuklir: Tritium di Air Limbah Fukushima Sangat Berbahaya, Picu Kerusakan Genetik
(ian)
Lihat Juga :