Pemimpin Chechnya Ancam Hadapi Negara-negara Pembakar Al-Quran
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 05:01 WIB
“Saat ini, Rusia berdiri sendiri melawan kebijakan kolonial ateis yang agresif Barat sambil berjuang untuk nilai-nilai sakral dan sakral kami di Ukraina,” ungkap pemimpin Chechnya itu.
“Saya 100% yakin akan menang. Ketika kami selesai dengan Ukraina, kami akan pergi ke negara-negara yang telah menodai Al-Quran,” ujar Kadyrov.
Baca juga: Menlu Arab Saudi Ditelepon Menlu Amerika Serikat, Ini Isinya
Dia menambahkan ada banyak Muslim di Rusia yang tidak akan mengabaikan insiden tersebut.
Dia ingat sekitar 10.000 pejuang Chechnya sekarang beraksi di Ukraina, dengan 15.000 orang lainnya siap terjun ke medan perang.
“Ada tiga puluh, empat puluh, lima puluh ribu sukarelawan lagi. Kami memiliki senjata, alat berat… Kami akan menunjukkan (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky apa yang terjadi jika dia menjual bangsanya. Dan kami akan menunjukkan konsekuensinya kepada mereka yang mendukung semua ini,” ungkap dia.
“Saya 100% yakin akan menang. Ketika kami selesai dengan Ukraina, kami akan pergi ke negara-negara yang telah menodai Al-Quran,” ujar Kadyrov.
Baca juga: Menlu Arab Saudi Ditelepon Menlu Amerika Serikat, Ini Isinya
Dia menambahkan ada banyak Muslim di Rusia yang tidak akan mengabaikan insiden tersebut.
Dia ingat sekitar 10.000 pejuang Chechnya sekarang beraksi di Ukraina, dengan 15.000 orang lainnya siap terjun ke medan perang.
“Ada tiga puluh, empat puluh, lima puluh ribu sukarelawan lagi. Kami memiliki senjata, alat berat… Kami akan menunjukkan (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky apa yang terjadi jika dia menjual bangsanya. Dan kami akan menunjukkan konsekuensinya kepada mereka yang mendukung semua ini,” ungkap dia.
Lihat Juga :