Bentrokan Berdarah Pecah di Libya, 27 Tewas dan Ratusan Orang Luka

Rabu, 16 Agustus 2023 - 16:31 WIB
Misi PBB mengingatkan semua pihak yang terlibat akan tanggung jawab mereka di bawah hukum internasional untuk melindungi warga sipil.

Negara itu mengalami sedikit perdamaian sejak terpecah antara faksi-faksi yang bertikai sejak 2014, menyusul pemberontakan yang didukung NATO melawan Moammar Gadhafi pada 2011. Menurut Reuters, Pasukan Pencegahan Khusus dan Brigade 444 dianggap sebagai pasukan militer terkuat di Ibu Kota Libya.

Baca Juga: PBB Desak Parpol di Libya Setujui Upaya Percepatan Pemilu
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!