Pemimpin Kudeta Tuding Pasukan Prancis Ingin Kacaukan Niger
Kamis, 10 Agustus 2023 - 07:46 WIB
“Kami menyaksikan rencana nyata destabilisasi negara kami, yang diatur oleh pasukan Prancis,” kata Abdramane tanpa memberikan bukti apa pun untuk klaim tersebut seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (10/8/2023).
Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis segera menolak tuduhan itu dan mengatakan pergerakan pesawatnya adalah bagian dari kesepakatan sebelumnya dengan pasukan Niger, lapor kantor berita Reuters.
Dikatakan pasukan Prancis yang ditempatkan di Niger berada di sana atas permintaan otoritas yang sah.
Prancis adalah bekas kekuatan kolonial, dan telah mempertahankan hubungan yang kuat dengan Niger, dengan antara 1.000 dan 1.500 tentara Prancis ditempatkan di negara tersebut. Namun para pemimpin kudeta telah mencabut lima perjanjian kerja sama militer dan menangguhkan siaran kantor berita internasional Prancis, France 24 dan RFI.
"Tidak ada serangan yang terjadi terhadap kamp Niger," kata Kementerian Luar Negeri Prancis dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Alasan AS Ikut Campur usai Kudeta Militer Guncang Niger
Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis segera menolak tuduhan itu dan mengatakan pergerakan pesawatnya adalah bagian dari kesepakatan sebelumnya dengan pasukan Niger, lapor kantor berita Reuters.
Dikatakan pasukan Prancis yang ditempatkan di Niger berada di sana atas permintaan otoritas yang sah.
Prancis adalah bekas kekuatan kolonial, dan telah mempertahankan hubungan yang kuat dengan Niger, dengan antara 1.000 dan 1.500 tentara Prancis ditempatkan di negara tersebut. Namun para pemimpin kudeta telah mencabut lima perjanjian kerja sama militer dan menangguhkan siaran kantor berita internasional Prancis, France 24 dan RFI.
"Tidak ada serangan yang terjadi terhadap kamp Niger," kata Kementerian Luar Negeri Prancis dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Alasan AS Ikut Campur usai Kudeta Militer Guncang Niger
Lihat Juga :