Think Tank AS Sebut Lukashenko Gunakan Grup Wagner untuk Memeras Putin

Kamis, 27 Juli 2023 - 01:41 WIB
Kesepakatan yang dibuat Prigozhin untuk mengakhiri pemberontakan bulan lalu, yang dilaporkan ditengahi oleh Lukashenko, termasuk menyetujui pengasingan untuk dia dan pasukannya ke Belarusia. Kemungkinan ada hingga 4.000 tentara Wagner di negara itu, menurut oposisi Belarusia di pengasingan, seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Newsweek.

Namun, seorang ahli mengatakan kepada Newsweek bahwa pertemuan itu hanya pertunjukan yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti dan memprovokasi Barat.

Saluran Telegram berita Rusia, Brief, mengatakan bahwa Grup Wagner adalah topik terpenting dari pertemuan tersebut. Lukashenko juga meminta Putin untuk memberikan lebih banyak bantuan ekonomi melalui perjanjian pertahanan dan integrasi Negara Persatuan antar negara. Saluran itu menambahkan bahwa Putin ingin Minsk lebih terlibat dalam invasinya ke Ukraina.

Brief mengatakan bahwa kamp-kamp yang dibangun untuk menampung pasukan Wagner dijaga dan dikendalikan oleh Kementerian Pertahanan Belarusia dan dinas keamanannya, KGB.

Outlet itu menambahkan bahwa Lukashenko tidak siap untuk memperluas kebebasan Prigozhin di Belarusia karena takut Grup Wagner akan merebut kekuasaan.

Hanna Liubakova, seorang jurnalis dari ibu kota Belarusia, Minsk, dan anggota non-residen di think tank AS The Atlantic Council, mengatakan bahwa Lukashenko ingin meningkatkan posisinya sebagai pemain regional.

"Putin berbagi tujuan yang sama dengan Lukashenko dalam keinginan untuk menunjukkan kekuatan dan kendali, terutama dalam menanggapi pemberontakan Prigozhin," katanya kepada Newsweek.

Baca Juga: Usai Kudeta Wagner, Putin Dilindungi Ribuan Pasukan Elite hingga Jet Tempur
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!