Kerusuhan Terus Berlanjut di Prancis, Lebih dari 2.300 Orang Ditangkap

Minggu, 02 Juli 2023 - 07:00 WIB
Ketika jumlah penangkapan meningkat, pemerintah menyatakan bahwa kekerasan mulai mereda karena langkah-langkah keamanan yang lebih ketat.

Sejak kerusuhan dimulai pada Selasa malam, telah terjadi 2.363 penangkapan - lebih dari setengahnya pada malam keempat.

Namun, kerusakan telah meluas dari Paris ke Marseille dan Lyon, dan bahkan lebih jauh lagi di wilayah seberang laut Prancis, di mana seorang pria berusia 54 tahun meninggal setelah terkena peluru nyasar di Guyana Prancis.

Sementara itu tim sepak bola nasional Prancis - termasuk bintang internasional Kylian Mbappe, idola bagi banyak anak muda di lingkungan yang kurang beruntung di mana kemarahan berakar - memohon diakhirinya kekerasan.

"Banyak dari kami berasal dari lingkungan kelas pekerja, kami juga berbagi rasa sakit dan sedih atas pembunuhan Nahel," kata para pemain timnas Prancis dalam sebuah pernyataan.

"Kekerasan tidak menyelesaikan apa pun. Ada cara lain yang damai dan konstruktif untuk mengekspresikan diri," sambung pernyataan itu.

Mereka mengatakan sekarang saatnya untuk berkabung, berdialog, dan membangun kembali.

Baca Juga: Buntut Polisi Tembak Mati Remaja 17 Tahun, Kerusuhan Landa Prancis
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!