5 Ketakutan Uni Eropa dengan Kekuatan Wagner di Belarusia, Nomor 3 Kekhawatiran Invasi Makin Nyata
Sabtu, 01 Juli 2023 - 20:03 WIB
Ancaman itu, tambahnya, harus diukur “dalam kombinasi dengan semua aset yang dimiliki Wagner di Afrika, di Maghreb, di Sahel dan Timur Tengah dan risiko meningkatnya imigrasi paksa dan serangan asimetris di perbatasan Polandia, Lituania dan Latvia.”
Siewiera menawarkan pandangan berbeda tentang potensi Wagner saat ini sebagai kekuatan tempur. “Mereka lebih mirip dengan teroris daripada kelompok tentara,” katanya.
“Wagnermemiliki beberapa veteran yang sangat terampil dan sangat kejam yang menggunakan taktik pasukan khusus, tetapi itu tidak cukup untuk mengatakan bahwa mereka memiliki kemampuan tentara.”
Foto/Reuters
Polandia, yang juga berbatasan dengan Belarusia, mengatakan bahwa Uni Eropa harus membayar untuk memperkuat keamanan di perbatasan.
"Solidaritas Eropa berarti mendukung negara-negara yang terancam destabilisasi," kata Wakil Menteri Luar Negeri Pawel Jablonski, dilansir Euro News.
Lithuana juga khawatir dengan Wagner. “Kita sangat prihatin dengan perkembangan di Belarus," kata Gitanas Nausėda, presiden Lithuania.
"Kelompok pembunuh berantai ini, saya menyebutnya seperti ini, mereka bisa muncul dan muncul di Belarus kapan saja. Dan tidak ada yang tahu kapan mereka bisa berbalik melawan kita," tambahnya.
Dia mengatakan ini harus memacu NATO untuk "mengambil keputusan berani tentang penguatan sayap timurnya."
Para pemimpin dari 31 anggota aliansi militer transatlantik akan berkumpul di ibu kota Lituania pada 11-12 Juli untuk membahas transformasi NATO yang sedang berlangsung dan mengungkap rencana regional baru untuk meningkatkan kerja sama antar anggota dan pertahanan terhadapancamanbaru.
Siewiera menawarkan pandangan berbeda tentang potensi Wagner saat ini sebagai kekuatan tempur. “Mereka lebih mirip dengan teroris daripada kelompok tentara,” katanya.
“Wagnermemiliki beberapa veteran yang sangat terampil dan sangat kejam yang menggunakan taktik pasukan khusus, tetapi itu tidak cukup untuk mengatakan bahwa mereka memiliki kemampuan tentara.”
5. Memicu Destabilisasi di Eropa Timur
Foto/Reuters
Polandia, yang juga berbatasan dengan Belarusia, mengatakan bahwa Uni Eropa harus membayar untuk memperkuat keamanan di perbatasan.
"Solidaritas Eropa berarti mendukung negara-negara yang terancam destabilisasi," kata Wakil Menteri Luar Negeri Pawel Jablonski, dilansir Euro News.
Lithuana juga khawatir dengan Wagner. “Kita sangat prihatin dengan perkembangan di Belarus," kata Gitanas Nausėda, presiden Lithuania.
"Kelompok pembunuh berantai ini, saya menyebutnya seperti ini, mereka bisa muncul dan muncul di Belarus kapan saja. Dan tidak ada yang tahu kapan mereka bisa berbalik melawan kita," tambahnya.
Dia mengatakan ini harus memacu NATO untuk "mengambil keputusan berani tentang penguatan sayap timurnya."
Para pemimpin dari 31 anggota aliansi militer transatlantik akan berkumpul di ibu kota Lituania pada 11-12 Juli untuk membahas transformasi NATO yang sedang berlangsung dan mengungkap rencana regional baru untuk meningkatkan kerja sama antar anggota dan pertahanan terhadapancamanbaru.
(ahm)
Lihat Juga :