5 Ketakutan Uni Eropa dengan Kekuatan Wagner di Belarusia, Nomor 3 Kekhawatiran Invasi Makin Nyata
Sabtu, 01 Juli 2023 - 20:03 WIB
Pejabat UE pada saat itu mengatakan lonjakan migrasi telah didalangi oleh Lukashenko sebagai pembalasan atas dukungan barat untuk oposisi Belarusia di pengasingan dan sanksi yang dijatuhkan pada Minsk.
Untuk menghentikan para migran, Polandia membangun pagar baru di sepanjang bagian perbatasannya dengan Belarusia, yang oleh Warsawa disebut sebagai tembok pelindung.
Foto/Reuters
Polandia dan negara-negara Baltik telah mengumumkan bahwa mereka akan memperkuat pasukan perbatasan mereka setelah panglima perang Wagner Yevgeny Prigozhin berada di Belarusia.
Kepindahan Prigozhin ke Belarusia menambah elemen ketidakstabilan yang tidak terduga dan kemungkinan ancaman keamanan bagi negara-negara tetangga. Ini akan menjadi perhatian khusus karena pasukannya, kebanyakan penjahat kelas kakap yang direkrut dari penjara Rusia, terlibat dalam perdagangan manusia dan kegiatan kriminal lainnya.
Negara-negara Uni Eropa yang berbatasan dengan Belarusia meminta lebih banyak solidaritas dari blok dan NATO atas kehadiran "pembunuh berantai" dari kelompok tentara bayaran Wagner.
"Kami sangat mewaspadai segala sesuatu yang terjadi di Belarusia dengan (pemimpin Wagner Yevgeny) Prigozhin di sana dan sejumlah pejuang yang sangat terlatih dan terampil yang mungkin akan bergabung dengannya," kata Perdana Menteri Latvia Arturs Krišjānis Kariņš, dilansir Euro News.
“Itu berpotensi menimbulkan ancaman. Ancaman itu mungkin bukan ancaman militer frontal, tetapi ancaman upaya infiltrasi ke Eropa untuk tujuan yang tidak diketahui. Jadi itu berarti kita perlu meningkatkan kesadaran perbatasan kita dan memastikan bahwa kita dapat mengendalikannya, " tambahnya.
Baca Juga: Tampung Prigozhin di Belarusia, Apa Hubungan Lukashenko dengan Bos Wagner?
Foto/Reuters
Jacek Siewiera, kepala biro keamanan nasional Polandia, mengatakan pada hari Jumat bahwa "risiko Polandia berkorelasi dengan jumlah tentara bayaran Wagner yang tinggal di Minsk".
Untuk menghentikan para migran, Polandia membangun pagar baru di sepanjang bagian perbatasannya dengan Belarusia, yang oleh Warsawa disebut sebagai tembok pelindung.
3. Invasi Wagner ke Eropa
Foto/Reuters
Polandia dan negara-negara Baltik telah mengumumkan bahwa mereka akan memperkuat pasukan perbatasan mereka setelah panglima perang Wagner Yevgeny Prigozhin berada di Belarusia.
Kepindahan Prigozhin ke Belarusia menambah elemen ketidakstabilan yang tidak terduga dan kemungkinan ancaman keamanan bagi negara-negara tetangga. Ini akan menjadi perhatian khusus karena pasukannya, kebanyakan penjahat kelas kakap yang direkrut dari penjara Rusia, terlibat dalam perdagangan manusia dan kegiatan kriminal lainnya.
Negara-negara Uni Eropa yang berbatasan dengan Belarusia meminta lebih banyak solidaritas dari blok dan NATO atas kehadiran "pembunuh berantai" dari kelompok tentara bayaran Wagner.
"Kami sangat mewaspadai segala sesuatu yang terjadi di Belarusia dengan (pemimpin Wagner Yevgeny) Prigozhin di sana dan sejumlah pejuang yang sangat terlatih dan terampil yang mungkin akan bergabung dengannya," kata Perdana Menteri Latvia Arturs Krišjānis Kariņš, dilansir Euro News.
“Itu berpotensi menimbulkan ancaman. Ancaman itu mungkin bukan ancaman militer frontal, tetapi ancaman upaya infiltrasi ke Eropa untuk tujuan yang tidak diketahui. Jadi itu berarti kita perlu meningkatkan kesadaran perbatasan kita dan memastikan bahwa kita dapat mengendalikannya, " tambahnya.
Baca Juga: Tampung Prigozhin di Belarusia, Apa Hubungan Lukashenko dengan Bos Wagner?
4. Dikenal Lebih Kejam
Foto/Reuters
Jacek Siewiera, kepala biro keamanan nasional Polandia, mengatakan pada hari Jumat bahwa "risiko Polandia berkorelasi dengan jumlah tentara bayaran Wagner yang tinggal di Minsk".
Lihat Juga :