3 Pemicu Kerusuhan di Prancis, Nomor 3 Ketimpangan Ekonomi dan Sosial yang Lebar

Jum'at, 30 Juni 2023 - 05:43 WIB
Bangunan, termasuk sekolah, balai kota, dan markas besar Olimpiade Paris 2024 di dekat Seine-Saint-Denis, juga dibakar.

Petugas pemadam kebakaran dikepung oleh kendaraan yang terbakar selama bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi di pinggiran Paris Nanterre di Prancis

Kekerasan telah menyebar ke pinggiran kota Paris lainnya (banlieues) dan kota-kota lain di Prancis - dari Toulouse hingga Dijon dan Lille.

Polisi mengatakan 150 orang telah ditangkap - lebih dari setengahnya di wilayah Paris yang lebih besar.

Sejauh ini 40.000 petugas polisi telah dikerahkan untuk mengatasi kerusuhan di seluruh negeri - termasuk 5.000 di Paris.

Baca Juga: 5 Fakta tentang Nahel M yang Memicu Kerusuhan di Prancis, Anak Migran Aljazair yang Suka Main Rugby

2. Ketimpangan Ekonomi dan Sosial



Foto/Reuters

Itay Lotem, pakar studi Prancis di University of Westminster, menggambarkan kerusuhan di Paris sebagai "pembalasan yang hampir baik".

"Seorang petugas polisi membunuh seorang remaja dari salah satu komunitas kurang mampu di sekitar Paris, memicu gelombang kemarahan," kata Lotem dilansir Sky News.

"Kelompok pemuda yang tidak puas turun ke jalan banlieue dan menargetkan simbol negara, baik kantor polisi atau sekolah."

Kerusuhan itu juga berkaitan dengan ketimpangan ekonomi dan sosial di Paris yang sangat lebar. Itu sangat terlihat di kawasan pinggiran Paris yang disebut dengan banlieue.

Asal usul 'banlieue' berasal dari tahun-tahun setelah Perang Dunia Kedua, ketika pemerintah Prancis mulai menyediakan perumahan sosial secara massal. Hal ini mengakibatkan ribuan blok menara dibangun di pinggiran kota-kota Prancis antara tahun 1945 dan 1975.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!