Fakta Pemberontakan Bersenjata Bos PMC Wagner yang Dituduh Rusia, Benarkah Hanya Salah Paham?
Sabtu, 24 Juni 2023 - 17:20 WIB
Dilansir dari Reuters, Prigozhin mengatakan tindakannya bukanlah kudeta militer. Melainkan perkataannya yang menjadi rancu karena hiruk pikuk, sehingga suaranya tidak terlalu teridentifikasi.
Prigozhin mengatakan "Mereka yang menghancurkan pemuda kita, yang menghancurkan kehidupan puluhan ribu tentara Rusia, akan dihukum. Saya meminta agar tidak ada yang memberikan perlawanan."
"Ada 25.000 dari kita dan kita akan mencari tahu mengapa kekacauan terjadi di negara ini," lanjutnya, berjanji untuk mengatasi setiap pos pemeriksaan atau angkatan udara yang menghalangi jalan Wagner.
Setelah pesan tersebut, Prigozhin dan pasukannya telah tiba di kota Rostov, Rusia Selatan setelah melintasi perbatasan Ukraina. Hal inilah yang membuat Pemerintah Moskow mulai waspada akan pergerakan Wegner yang tiba di Rostov.
Baca juga: Bawa 25.000 Tentara Bayaran Siap Mati, Wagner Bergerak untuk Kudeta Militer Rusia
Prigozhin mengatakan "Mereka yang menghancurkan pemuda kita, yang menghancurkan kehidupan puluhan ribu tentara Rusia, akan dihukum. Saya meminta agar tidak ada yang memberikan perlawanan."
"Ada 25.000 dari kita dan kita akan mencari tahu mengapa kekacauan terjadi di negara ini," lanjutnya, berjanji untuk mengatasi setiap pos pemeriksaan atau angkatan udara yang menghalangi jalan Wagner.
Setelah pesan tersebut, Prigozhin dan pasukannya telah tiba di kota Rostov, Rusia Selatan setelah melintasi perbatasan Ukraina. Hal inilah yang membuat Pemerintah Moskow mulai waspada akan pergerakan Wegner yang tiba di Rostov.
Baca juga: Bawa 25.000 Tentara Bayaran Siap Mati, Wagner Bergerak untuk Kudeta Militer Rusia
2. FBS Akan Membuka Kasus Pidana Untuk Yevgeny Prigozhin
Lihat Juga :