11 Badan Intelijen Terbaik di Dunia, Nomor 3 Paling Ditakuti karena Kekejamannya

Rabu, 21 Juni 2023 - 11:48 WIB
Mossad memulai dana inovasi teknologi Libratad untuk berinvestasi di perusahaan rintisan teknologi yang sedang naik daun.

Badan ini memiliki satuan penanggulangan terorisme sendiri yaitu Kidon dan Metsada. Untuk misi yang sangat sensitif. Kidon adalah sekelompok tentara yang sangat terlatih yang melakukan sabotase di seluruh dunia dan penugasan profil tinggi.

Operasi rahasia yang dilakukan oleh Mossad adalah untuk kepentingan komunitas Yahudi di seluruh dunia.

Pada tahun 1972 setelah Pembantaian Munich, badan tersebut melakukan operasi rahasia besar-besaran bernama Wrath of God untuk melacak dan melenyapkan anggota kelompok militan bersenjata Palestina yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Operasi tersebut mencakup Yunani, Prancis, Italia, Aljazair, Libya.

Baca Juga: Intel Inggris Konfirmasi Jenderal Rusia Sergei Goryachev Tewas Dirudal Ukraina

4. Badan Penelitian dan Analisis - India

Lembaga tersebut didirikan pada 1968 setelah kegagalan intelijen India selama perang China-India tahun 1962. Itu merupakan kemunduran besar bagi biro intelijen; badan tersebut bertanggung jawab atas keamanan eksternal dan internal negara pada saat itu.

Untuk pencegahan peristiwa bencana seperti itu di masa depan, pemerintah India mendirikan Research and Analysis Wing yang sepenuhnya didedikasikan untuk badan intelijen eksternal; tanggung jawabnya termasuk memantau penyelundupan senjata dan narkotika ke dalam negeri, mengumpulkan intelijen dari negara asing mengenai keamanan nasional negara tersebut.

Badan tersebut memiliki kehadiran substansial di Afghanistan sejak 1990-an setelah kebangkitan Taliban ketika didukung Pakistan, dan India memutuskan untuk berpihak pada Aliansi Utara - Front Persatuan dengan R&AW memberikan dukungan logistik dan intelijen yang diperlukan.

5. GCHQ - Inggris

Lembaga adalah organisasi keamanan yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan informasi intelijen melalui intelijen sinyal untuk pemerintah Inggris Raya dan angkatan bersenjatanya.

Bentuk lengkap GCHQ adalah Kantor Pusat Komunikasi Pemerintah, dan didirikan pada tahun 1919. Organisasi ini terdiri dari dua komponen yakni GCHQ Bude dan National Cyber Security Center (NCSC). Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) memberikan nasihat kepada pemerintah terkait keamanan siber dan penilaian ancaman di Inggris.

Sedangkan GCHQ Bude bertanggung jawab untuk mengumpulkan operasi intelijen yang lebih luas seperti intersepsi data kabel dan satelit.

6. Badan Intelijen Asing (SVR RF) Rusia

SVR RF, atau Badan Intelijen Asing Federasi Rusia, menggantikan badan eksternal Rusia KGB yang dibubarkan pada 1991.

Berbagai tugasnya termasuk melakukan pengumpulan intelijen strategis, spionase ekonomi, dan melindungi pejabat Rusia di luar negeri. SVR RF memainkan peran yang lebih berpengaruh dalam kebijakan luar negeri Rusia daripada kementeriannya.

Badan intelijen ini bekerja sama dengan unit intelijen militer asing Rusia, GRU, untuk operasi rahasia dan spionase di banyak negara asing.

Baca Juga: 5 Mata-mata Cantik dan Seksi Penentu Kemenangan di Perang Dunia II, Nomor Terakhir Tak Terduga

7. Kementerian Keamanan Negara- China

MSS Kementerian Keamanan Negara merupakan badan sipil yang bertanggung jawab atas pengumpulan intelijen asing dan dalam negeri dan kontra intelijen untuk Republik Rakyat China.

Strukturnya saat ini didirikan pada 1983 setelah penggabungan antara cabang kontra intelijen Kementerian Keamanan Publik dan Departemen Investigasi Pusat (badan intelijen asing sebelumnya).

Kehadirannya signifikan di lima benua, dan dianggap sebagai salah satu badan intelijen paling berpengaruh dan kuat di dunia. Badan ini terkenal karena strategi pengumpulan-intelijennya yang tidak konvensional dan agresif.

MSS telah melakukan kegiatan spionase terhadap beberapa negara tuan rumah dalam beberapa tahun terakhir, termasuk AS, di mana Amerika Serikat telah menderita kerusakan ekonomi sekitar USD300 miliar hingga USD445 miliar per tahun karena serangan ekonomi dan siber China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!