Tak Peduli Korut Murka, Kapal Selam Tenaga Nuklir AS Tiba di Korsel
Sabtu, 17 Juni 2023 - 10:29 WIB
AS telah mempertahankan kehadiran militer yang signifikan di semenanjung itu sejak akhir Perang Korea pada 1953, dipandang sebagai pencegah dan sinyal komitmen terhadap sekutu Korea Selatannya.
Perkembangan terkini telah meningkatkan ketegangan ini lebih jauh. Dalam unjuk kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya baru-baru ini, AS dan Korea Selatan telah terlibat dalam latihan militer berskala besar yang telah menarik perhatian dan kecaman internasional.
Baca juga: Rusia akan Buka Kantor Cabang Kedubes di Yerusalem
Latihan militer itu semakin mempertegang hubungan di Semenanjung Korea. Latihan tembakan langsung yang dilakukan AS dan Korea Selatan menandakan perubahan yang tegas dan mungkin agresif dalam pendekatan mereka terhadap Korea Utara.
Aksi militer tersebut, yang dipimpin Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol, menunjukkan pembaharuan komitmen militer antara kedua sekutu dan tanggapan definitif untuk menahan Korea Utara.
Perkembangan terkini telah meningkatkan ketegangan ini lebih jauh. Dalam unjuk kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya baru-baru ini, AS dan Korea Selatan telah terlibat dalam latihan militer berskala besar yang telah menarik perhatian dan kecaman internasional.
Baca juga: Rusia akan Buka Kantor Cabang Kedubes di Yerusalem
Latihan militer itu semakin mempertegang hubungan di Semenanjung Korea. Latihan tembakan langsung yang dilakukan AS dan Korea Selatan menandakan perubahan yang tegas dan mungkin agresif dalam pendekatan mereka terhadap Korea Utara.
Aksi militer tersebut, yang dipimpin Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol, menunjukkan pembaharuan komitmen militer antara kedua sekutu dan tanggapan definitif untuk menahan Korea Utara.
Lihat Juga :