Studi Ungkap Situs Kuburan Massal Warga Palestina Korban Tragedi Nakba

Kamis, 25 Mei 2023 - 17:46 WIB
Laporan Tantura ditugaskan oleh Adalah, sebuah kelompok hak asasi manusia yang dikelola Palestina yang berfokus pada masalah hukum. Berdasarkan temuan tersebut, Adalah pada hari Rabu mengajukan petisi hukum pertama di Israel atas nama beberapa keluarga Tantura yang masih berada di negara tersebut untuk membatasi situs tersebut.

“Sulit untuk membantah bahwa tidak ada kuburan massal di Tantura. Hak keluarga untuk mengunjungi situs-situs ini dan hak untuk pemakaman yang bermartabat jelas telah dilanggar baik oleh hukum Israel maupun internasional,” kata direktur hukum Adalah, Suhad Bishara.

“Apa yang kami harapkan dengan pengajuan tersebut adalah bahwa bukan masalah pengadilan Israel untuk memutuskan 'ya' atau 'tidak', tetapi hanya bagaimana memfasilitasi akses,” terang Bishara seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (25/5/2023).

Kuburan massal Tantura yang diidentifikasi sebelumnya digambarkan terletak di lapangan terbuka, dekat semak pir berduri dan tiga pohon, dan sekarang diperkirakan berada di bawah tempat parkir mobil, meskipun situs tersebut belum digali.

Situs kuburan kedua, di sebuah kebun dekat tempat yang dulunya adalah alun-alun desa, memiliki kemiripan dengan yang pertama, dan juga diyakini sekarang berada di bawah beton tempat parkir mobil.

Dalam foto udara keduanya tampak panjang, fitur bumi tipis sekitar 3 meter kali 30 meter, berorientasi sepanjang sumbu timur-barat, dan di batas utara lapangan terbuka.

Baca Juga: Biadab! Tentara Israel Hancurkan Rumah Keluarga Palestina di Tepi Barat

Salah satu kemungkinan tempat eksekusi diyakini adalah halaman belakang rumah keluarga Haj Yahya. Tulang manusia dilaporkan ditemukan di situs tersebut bertahun-tahun kemudian, peneliti terkemuka menilai mungkin juga ada kuburan massal di sana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!