Menteri Israel Sambangi Kompleks Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Marah

Senin, 22 Mei 2023 - 08:28 WIB
"Berkali-kali, teman-teman saya dan saya terpaksa menolak tekanan internasional dari mereka yang ingin membagi Yerusalem lagi," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di awal rapat kabinet.

"Beberapa pemimpin Israel siap untuk menyerah pada tekanan itu," katanya. "Tetapi kami telah bertindak berbeda."

Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya, tetapi Palestina menginginkan sektor timur, termasuk Kota Tua, sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Dewan Urusan Wakaf Islam Yordania, yang mengelola kompleks Masjid Al-Aqsa, menggambarkan kunjungan Ben-Gvir sebagai "penyerbuan terang-terangan dan penodaan terhadap Masjid Al-Aqsa yang diberkahi".

"Yang tidak kalah berbahaya adalah seruan pemerintah pendudukan (Israel) untuk mengadakan pertemuan pagi ini di wilayah Tembok Barat," bunyi pernyataan Wakaf.

Yordania mengecam tindakan Ben-Gvir sebagai langkah provokatif dan eskalasi yang berbahaya dan tidak dapat diterima.

"Ini mewakili pelanggaran hukum internasional yang mencolok dan tidak dapat diterima, dan status quo sejarah dan hukum di Yerusalem dan tempat-tempat sucinya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Sinan Majali.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!