AS Siap Kerahkan Pasukan untuk Evakuasi Staf Kedutaan di Sudan
Jum'at, 21 April 2023 - 05:50 WIB
Evakuasi apa pun dalam keadaan saat ini penuh dengan kesulitan dan risiko keamanan karena bandara Khartoum tetap tidak berfungsi dan rute darat dari ibu kota ke luar negeri panjang serta berbahaya bahkan tanpa ada permusuhan seperti saat ini.
Jika zona pendaratan yang aman di atau dekat Khartoum tidak dapat ditemukan, salah satu pilihannya adalah membawa para pengungsi ke Port Sudan di Laut Merah. Tapi perjalanan panjang selama 12 jam dan menempuh jarak 841 km itu berbahaya.
Pilihan lain mungkin berkendara ke negara tetangga Eritrea; namun, itu juga akan bermasalah mengingat pemimpin Eritrea, Isaias Afwerki, bukanlah teman AS atau barat pada umumnya.
Baca Juga: Apesnya 117 Tentara Mesir Terjebak Perang Saudara Sudan, Ditawan RSF, lalu Dipulangkan
Terakhir kali personel kedutaan AS dievakuasi melalui darat adalah dari Libya pada Juli 2014, ketika konvoi besar kendaraan militer AS membawa staf dari kedutaan Tripoli ke Tunisia. Ada evakuasi yang lebih baru, terutama di Afghanistan dan Yaman, tetapi sebagian besar dilakukanmelaluiudara.
Jika zona pendaratan yang aman di atau dekat Khartoum tidak dapat ditemukan, salah satu pilihannya adalah membawa para pengungsi ke Port Sudan di Laut Merah. Tapi perjalanan panjang selama 12 jam dan menempuh jarak 841 km itu berbahaya.
Pilihan lain mungkin berkendara ke negara tetangga Eritrea; namun, itu juga akan bermasalah mengingat pemimpin Eritrea, Isaias Afwerki, bukanlah teman AS atau barat pada umumnya.
Baca Juga: Apesnya 117 Tentara Mesir Terjebak Perang Saudara Sudan, Ditawan RSF, lalu Dipulangkan
Terakhir kali personel kedutaan AS dievakuasi melalui darat adalah dari Libya pada Juli 2014, ketika konvoi besar kendaraan militer AS membawa staf dari kedutaan Tripoli ke Tunisia. Ada evakuasi yang lebih baru, terutama di Afghanistan dan Yaman, tetapi sebagian besar dilakukanmelaluiudara.
Lihat Juga :