Dokter-dokter Jerman Berpose Telanjang Memprotes Kekurangan APD
Selasa, 28 April 2020 - 21:19 WIB
"Tentu saja kami ingin terus merawat pasien yang masih perlu menerima pemeriksaan dekat," imbuh dokter umum lainnya, Jana Husemann. Untuk itu, dia membutuhkan APD yang tepat.
Seorang dokter mengatakan dia terlatih untuk menjahit luka dan bertanya; “Mengapa saya sekarang harus menjahit masker wajah saya sendiri?”
Dokter Jerman telah berulang kali meminta lebih banyak APD sejak munculnya virus corona baru di Jerman pada akhir Januari.
Perusahaan Jerman yang membuat APD telah meningkatkan kapasitas produksi mereka tetapi tidak mampu memenuhi permintaan. Praktik medis, klinik dan panti jompo telah sering meminta masker, kacamata, sarung tangan dan celemek filter dan mengatakan kebutuhan mereka hampir tidak terpenuhi.
Staf medis juga telah melaporkan pencurian yang meluas terhadap desinfektan dan masker dari rumah sakit. Polisi menyalahkan geng kriminal terorganisir atas kasus-kasus tersebut. Akibatnya, banyak rumah sakit meningkatkan keamanannya.
Sebuah studi baru-baru ini oleh asosiasi asuransi kesehatan Jerman menemukan bahwa para dokter kekurangan lebih dari 100 juta masker sekali pakai, hampir 50 juta masker saringan, lebih dari 60 juta celemek sekali pakai, dan sejumlah sarung tangan sekali pakai yang serupa.
Seorang dokter mengatakan dia terlatih untuk menjahit luka dan bertanya; “Mengapa saya sekarang harus menjahit masker wajah saya sendiri?”
Dokter Jerman telah berulang kali meminta lebih banyak APD sejak munculnya virus corona baru di Jerman pada akhir Januari.
Perusahaan Jerman yang membuat APD telah meningkatkan kapasitas produksi mereka tetapi tidak mampu memenuhi permintaan. Praktik medis, klinik dan panti jompo telah sering meminta masker, kacamata, sarung tangan dan celemek filter dan mengatakan kebutuhan mereka hampir tidak terpenuhi.
Staf medis juga telah melaporkan pencurian yang meluas terhadap desinfektan dan masker dari rumah sakit. Polisi menyalahkan geng kriminal terorganisir atas kasus-kasus tersebut. Akibatnya, banyak rumah sakit meningkatkan keamanannya.
Sebuah studi baru-baru ini oleh asosiasi asuransi kesehatan Jerman menemukan bahwa para dokter kekurangan lebih dari 100 juta masker sekali pakai, hampir 50 juta masker saringan, lebih dari 60 juta celemek sekali pakai, dan sejumlah sarung tangan sekali pakai yang serupa.
Lihat Juga :