Rusia Kecam Aksi Protes di Georgia, Samakan dengan Upaya Kudeta
Sabtu, 11 Maret 2023 - 08:00 WIB
"Tidak ada keraguan bahwa undang-undang tentang pendaftaran organisasi non-pemerintah digunakan sebagai alasan untuk memulai, secara umum, upaya untuk mengubah pemerintah secara paksa," kata Lavrov, seperti dikutip dari AFP, Jumat (10/3/2023).
Baca juga: Tolak RUU Agen Asing Gaya Rusia, Demonstran Kepung Parlemen Georgia
“Protes itu tampak mirip dengan pemberontakan "Maidan Kyiv" dan tentu saja diatur dari luar negeri dengan tujuan menciptakan gangguan di perbatasan Rusia," lanjut Lavrov.
Kritik terhadap RUU Georgia mengatakan, RUU itu menyerupai undang-undang Rusia yang digunakan untuk membungkam para pembangkang.
Kremlin mengkritik pernyataan presiden Georgia, yang disampaikan dari Amerika Serikat, dan menuduh Washington mengobarkan sentimen "anti-Rusia" di negara Laut Hitam itu.
"Kami melihat dari mana presiden Georgia berbicara kepada rakyatnya," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Baca juga: Tolak RUU Agen Asing Gaya Rusia, Demonstran Kepung Parlemen Georgia
“Protes itu tampak mirip dengan pemberontakan "Maidan Kyiv" dan tentu saja diatur dari luar negeri dengan tujuan menciptakan gangguan di perbatasan Rusia," lanjut Lavrov.
Kritik terhadap RUU Georgia mengatakan, RUU itu menyerupai undang-undang Rusia yang digunakan untuk membungkam para pembangkang.
Kremlin mengkritik pernyataan presiden Georgia, yang disampaikan dari Amerika Serikat, dan menuduh Washington mengobarkan sentimen "anti-Rusia" di negara Laut Hitam itu.
"Kami melihat dari mana presiden Georgia berbicara kepada rakyatnya," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Lihat Juga :