Berapa Lama Orang Bisa Bertahan di Bawah Reruntuhan Gempa?
Jum'at, 10 Februari 2023 - 09:19 WIB
Kondisi musim dingin di Suriah dan Turki telah menghambat upaya penyelamatan dan suhu turun jauh di bawah titik beku.
“Biasanya, sangat jarang menemukan orang yang selamat setelah hari kelima hingga ketujuh, dan sebagian besar tim pencarian dan penyelamatan akan mempertimbangkan untuk berhenti pada saat itu,” kata Dr. Jarone Lee, ahli pengobatan darurat dan bencana di Rumah Sakit Umum Massachusetts.
“Tapi, ada banyak cerita tentang orang yang bertahan hidup melewati batas tujuh hari. Sayangnya, ini biasanya kasus yang jarang dan luar biasa,” imbuhnya seperti dilansir dari Al Arabiya, Jumat (10/2/2023).
Sementara itu Dr. George Chiampas, seorang spesialis pengobatan darurat di sekolah kedokteran Feinberg Universitas Northwestern, mengatakan orang-orang dengan cedera traumatis, termasuk cedera akibat benturan dan amputasi anggota tubuh, menghadapi jendela kelangsungan hidup yang paling kritis.
"Jika Anda tidak menarik mereka keluar dalam satu jam, di jam emas itu, peluang untuk bertahan hidup sangat rendah," ujarnya.
"Mereka yang memiliki penyakit lain, yang kesehatannya bergantung pada obat-obatan, juga menghadapi peluang yang suram," imbuh Chiampas.
Baca: Gempa Turki-Suriah Tewaskan 17.591 Orang, Korban Mengira Bom Atom
Usia, kondisi fisik dan mental semuanya kritis.
“Biasanya, sangat jarang menemukan orang yang selamat setelah hari kelima hingga ketujuh, dan sebagian besar tim pencarian dan penyelamatan akan mempertimbangkan untuk berhenti pada saat itu,” kata Dr. Jarone Lee, ahli pengobatan darurat dan bencana di Rumah Sakit Umum Massachusetts.
“Tapi, ada banyak cerita tentang orang yang bertahan hidup melewati batas tujuh hari. Sayangnya, ini biasanya kasus yang jarang dan luar biasa,” imbuhnya seperti dilansir dari Al Arabiya, Jumat (10/2/2023).
Sementara itu Dr. George Chiampas, seorang spesialis pengobatan darurat di sekolah kedokteran Feinberg Universitas Northwestern, mengatakan orang-orang dengan cedera traumatis, termasuk cedera akibat benturan dan amputasi anggota tubuh, menghadapi jendela kelangsungan hidup yang paling kritis.
"Jika Anda tidak menarik mereka keluar dalam satu jam, di jam emas itu, peluang untuk bertahan hidup sangat rendah," ujarnya.
"Mereka yang memiliki penyakit lain, yang kesehatannya bergantung pada obat-obatan, juga menghadapi peluang yang suram," imbuh Chiampas.
Baca: Gempa Turki-Suriah Tewaskan 17.591 Orang, Korban Mengira Bom Atom
Usia, kondisi fisik dan mental semuanya kritis.
Lihat Juga :