Inggris Tuduh Presiden Suriah Bangun Kembali Persediaan Senjata Kimia

Rabu, 08 Februari 2023 - 11:40 WIB
Baca: AS Tidak Akan Dukung Rehabilitasi Assad dalam Bentuk Apa Pun

Perjanjian itu memerintahkan rezim Suriah untuk menghancurkan persediaan senjata kimianya pada pertengahan 2014, dan menetapkan tindakan hukuman yang akan diberlakukan jika tidak patuh. Itu juga melarang Suriah menggunakan, mengembangkan, memproduksi, memperoleh, menimbun atau menyimpan senjata kimia, atau mentransfernya ke negara lain atau aktor non-negara.

Pada bulan Oktober 2013, Suriah menyerahkan kepada OPCW deklarasi awal resmi program senjata kimianya, termasuk rencana penghancuran persediaannya.

Sementara itu, Fernando Arias, Direktur Jenderal OPCW pada hari Selasa memberi pengarahan kepada dewan tentang laporan terbaru oleh Tim Investigasi dan Identifikasi organisasi tersebut. Dia mengatakan ada "alasan yang masuk akal" untuk percaya bahwa Angkatan Udara Arab Suriah bertanggung jawab atas serangan kimia di Douma lima tahun lalu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!