Rasmus Paludan Bakar Al-Qur'an, Umat Kristen Swedia Merasa Tak Enak

Senin, 30 Januari 2023 - 10:59 WIB
Politisi anti Islam Rasmus Paludan membakar Al-Quran di Swedia dan Denmark. Umat Kristen Swedia merasa tidak enak. Foto/Fredrik Sandberg/TT News Agency/REUTERS
STOCKHOLM - Politisi anti-Islam Denmark-Swedia, Rasmus Paludan , telah membakar salinan Al-Qur'an di dekat Kedutaan Turki di kedua negara Eropa tersebut. Komunitas Kristen dan Yahudi Swedia merasa tidak enak dengan ulah Paludan.

Kedua komunitas agama tersebut kompak menyatakan dukungan untuk umat Islam, karena insiden tersebut sangat melukai perasaan komunitas Muslim global yang berjumlah hampir 2 miliar orang.



Koordinator Komisi Katolik untuk Dialog Antaragama di Swedia, Kaj Engelhart, mengatakan meskipun dia mengakui bahwa tindakan Partai Stram Kurs yang dipimpin Rasmus Paludan dapat dianggap sah, ada juga kebutuhan untuk membahas apakah undang-undang tersebut harus diubah karena banyak yang menganggapnya sebagai kejahatan rasial.

Baca juga: Rasmus Paludan Bakar 2 Al-Qur'an di Depan Masjid Kedutaan Turki, Ankara Marah

"Sebagai umat Katolik, kami sangat menentang tindakan seperti itu," kata Engelhart.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!