Tim SAR Spanyol Temukan Barang 3 WNI Pendaki Everest
Kamis, 07 Mei 2015 - 18:27 WIB
Tim SAR Spanyol Temukan Barang 3 WNI Pendaki Everest
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia yakin akan segera menemukan tiga pendaki Everest asal Bandung yang hilang sejak gempa dahsyat mengguncang Nepal pada pekan lalu. Keyakinan ini muncul, setelah tim SAR asal Spanyol berhasil menemukan barang-barang milik salah seorang pendaki.
Menurut keterangan tertulis pihak Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) pada Kamis (7/5/2015), tim evakuasi RI mendapatkan barang tersebut saat melakukan penyisiran korban di Rumah Sakit Tribhuvan.
"Tim mengambil inisiatif untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang temuan Tim SAR Spanyol dari wilayah Langtang. Dalam pemeriksaan tersebut Tim menemukan identitas pribadi milik, Alma Parhita, salah satu dari 3 WNI anggota Taruna Hiking Club (THC) yang hingga saat ini belum dapat dikontak dan belum diketahui kondisinya," bunyi keterangan pihak PWNI-BHI.
Duta Besar RI untuk Bangladesh dan Nepal, Iwan Wiranataatmadja yang juga menjabat sebagai ketua tim evakuasi dan kemanusiaan RI di Nepal, dalam keterangan PWNI-BHI sudah menyampaikan kabar ini kepada keluarga Alma di Bandung.
"Saya telah menyampaikan langsung kabar ini kepada Ibu Dewi Parliana, ibu dari Alma Parahita. Saya juga telah melaporkan temuan ini kepada Menlu dan beliau meminta saya segera ke lokasi untuk berkoordinasi dan memberikan dukungan yang diperlukan bagi Angkatan Bersenjata Nepal," kata Iwan.
Iwan dan tim evakuasi RI rencannya pada esok hari akan melakukan perjalanan ke Lantang untuk membantu militer Nepal dalam mengidentifikasi para korban gempa. Sementara itu, untuk proses SAR tim evakuasi tidak akan turun tangan, karena yang memiliki wewenang hanya pihak militer Nepal.
Menurut keterangan tertulis pihak Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) pada Kamis (7/5/2015), tim evakuasi RI mendapatkan barang tersebut saat melakukan penyisiran korban di Rumah Sakit Tribhuvan.
"Tim mengambil inisiatif untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang temuan Tim SAR Spanyol dari wilayah Langtang. Dalam pemeriksaan tersebut Tim menemukan identitas pribadi milik, Alma Parhita, salah satu dari 3 WNI anggota Taruna Hiking Club (THC) yang hingga saat ini belum dapat dikontak dan belum diketahui kondisinya," bunyi keterangan pihak PWNI-BHI.
Duta Besar RI untuk Bangladesh dan Nepal, Iwan Wiranataatmadja yang juga menjabat sebagai ketua tim evakuasi dan kemanusiaan RI di Nepal, dalam keterangan PWNI-BHI sudah menyampaikan kabar ini kepada keluarga Alma di Bandung.
"Saya telah menyampaikan langsung kabar ini kepada Ibu Dewi Parliana, ibu dari Alma Parahita. Saya juga telah melaporkan temuan ini kepada Menlu dan beliau meminta saya segera ke lokasi untuk berkoordinasi dan memberikan dukungan yang diperlukan bagi Angkatan Bersenjata Nepal," kata Iwan.
Iwan dan tim evakuasi RI rencannya pada esok hari akan melakukan perjalanan ke Lantang untuk membantu militer Nepal dalam mengidentifikasi para korban gempa. Sementara itu, untuk proses SAR tim evakuasi tidak akan turun tangan, karena yang memiliki wewenang hanya pihak militer Nepal.
(esn)