Terungkap! Menlu Retno 'Bentak' Menlu Australia

Senin, 04 Mei 2015 - 12:24 WIB
Terungkap! Menlu Retno...
Terungkap! Menlu Retno 'Bentak' Menlu Australia
A A A
CANBERRA - Sebuah percakapan tegang antara Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Marsudi dengan Menlu Australia, Julie Bishop, terungkap. Menlu Retno disebut “membentak” Menlu Bishop ketika keduanya berbicara soal grasi terpidana mati.

Menurut Sky News, Senin (4/5/2015), percakapan tegang dua Menlu itu terjadi bulan Maret 2015 lalu. Ketika Pemerintah Australia “mati-matian” memohon grasi untuk duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, Menlu Bishop berbicara kepada Menlu Retno, mengapa Indonesia tidak “mengamankan” grasi untuk warganya yang dihukum mati di negara lain.

Pertanyaan Menlu Bishop itu disebut menyinggung Pemerintah Indonesia. Menlu Retno pun menjawabnya dengan “bentakan”; “Itu bukan urusanmu!”.

Laporan percakapan tegang dua Menlu ini dilansir bersamaan dengan ditariknya Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, pada Minggu malam. Tidak diketahui pasti, kapan Dubes Australia itu akan aktif kembali di Jakarta.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia belum merespons laporan soal percakapan tegang antara Menlu Retno dan Menlu Bishop. Namun, juru bicara Kemlu, Arrmanatha Nassir, beberapa hari lalu mengatakan bahwa, usai eksekusi duo Bali Nine dan gembong narkoba asing lainnya, Menlu Retno belu, berkomunikasi dengan para Menlu dari negara-negara asal gembong narkoba yang dieksekusi itu.
(mas)
Berita Terkait
Nenek Gembong Narkoba...
Nenek Gembong Narkoba Tak Jadi Dieksekusi di Indonesia, Dipulangkan ke Inggris
Setelah Mary Jane, Indonesia...
Setelah Mary Jane, Indonesia Bakal Bebaskan 5 Gembong Narkoba Bali Nine
China Hukum Mati Gembong...
China Hukum Mati Gembong Narkoba Australia
China Hukum Mati Gembong...
China Hukum Mati Gembong Narkoba Australia, Canberra Marah
Arab Saudi Eksekusi...
Arab Saudi Eksekusi Pria Yordania yang Diklaim Disiksa agar Mengaku Jadi Gembong Narkoba
Terbukti Miliki Sabu...
Terbukti Miliki Sabu 13 Kg dan 2.200 Pil Ekstasi, Terdakwa Niko Rafhika Dituntut Pidana Mati
Berita Terkini
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
33 menit yang lalu
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
1 jam yang lalu
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
2 jam yang lalu
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
3 jam yang lalu
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
4 jam yang lalu
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
5 jam yang lalu
Infografis
Terungkap, PM Israel...
Terungkap, PM Israel Benjamin Netanyahu Pernah Dipukul Putranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved