Dubes Indonesia Bersimpati ke Keluarga Duo Bali Nine

Jum'at, 01 Mei 2015 - 09:02 WIB
Dubes Indonesia Bersimpati...
Dubes Indonesia Bersimpati ke Keluarga Duo Bali Nine
A A A
CANBERRA - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, menyampaikan simpati Pemerintah Indonesia kepada keluarga dan teman-teman dari duo Bali Nine yang telah dieksekusi, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Sikap Dubes Nadjib itu dipuji pejabat Australia. Sikap Dubes Nadjib dianggap telah meredam ketegangan antara Australia dan Indonesia usai eksekusi gembong narkoba Bali Nine itu.

Nadjib mengakui eksekusi duo Bali Nine di Nusakambangan telah membuat hubungan Indonesia dan Australia tegang. Pemerintah Australia juga telah menarik duta besarnya dari Jakarta, Paul Grigson, sebagai protes atas eksekusi. (Baca juga: Eksekusi Dianggap Penghinaan, Menhan Australia "Serang" Jokowi)

”Indonesia memahami pandangan yang diungkapkan oleh rakyat dan Pemerintah Australia pada tindakan penegakan hukum yang diambil terhadap dua sindikat penyelundup narkoba Bali Nine,” kata Nadjib, seperti dilansir ABC.net.au, Jumat (1/5/2015).

”Orang-orang dan Pemerintah Indonesia mengungkapkan simpati kami kepada keluarga dan teman-teman mendiang,” lanjut Nadjib. ”Ini adalah masa sulit dan menantang bagi hubungan Australia dan Indonesia.”

Menteri Pendidikan Australia, Christopher Pyne memuji pernyataan Dubes Nadjib. ”Duta Besar Indonesia berbicara yang menenangkan hari ini tentang kebutuhan untuk memastikan hubungan kami, hubungan bilateral kita yang kuat dan akan kembali stabil," katanya kepada Channel Nine.

”Itu penting. Jelas seluruh negeri syok bahwa dua orang ini telah dieksekusi, tapi ada masalah yang lebih luas dan lebih luas lagi terkait hubungan bilateral yang kuat dengan Indonesia,” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Nenek Gembong Narkoba...
Nenek Gembong Narkoba Tak Jadi Dieksekusi di Indonesia, Dipulangkan ke Inggris
Setelah Mary Jane, Indonesia...
Setelah Mary Jane, Indonesia Bakal Bebaskan 5 Gembong Narkoba Bali Nine
China Hukum Mati Gembong...
China Hukum Mati Gembong Narkoba Australia
China Hukum Mati Gembong...
China Hukum Mati Gembong Narkoba Australia, Canberra Marah
Arab Saudi Eksekusi...
Arab Saudi Eksekusi Pria Yordania yang Diklaim Disiksa agar Mengaku Jadi Gembong Narkoba
Terbukti Miliki Sabu...
Terbukti Miliki Sabu 13 Kg dan 2.200 Pil Ekstasi, Terdakwa Niko Rafhika Dituntut Pidana Mati
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
7 menit yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
37 menit yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
1 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
1 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
1 jam yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved