AS: Rusia Bangun Sistem Pertahanan Udara di Ukraina

Kamis, 23 April 2015 - 14:40 WIB
AS: Rusia Bangun Sistem...
AS: Rusia Bangun Sistem Pertahanan Udara di Ukraina
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menuduh Rusia membangun membangun sistem pertahanan udara di Ukraina timur. AS juga menuding Rusia melatih separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

Dengan tudingan itu, AS menilai Rusia telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang tercapai di Minsk, Belarusia beberapa waktu lalu. ”Ini adalah jumlah tertinggi dari peralatan pertahanan udara Rusia di (Ukraina) bagian timur sejak Agustus (2014),” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf, dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Kamis (23/4/2015).

Menurutnya, pelatihan yang dilakukan Rusia terhadap separatis pro-Rusia di Ukraina timur semakin kompleks.”Tidak meninggalkan keraguan, bahwa Rusia terlibat,” lanjut Harf, mengacu para keterlibatan Rusia dalam konflik di Ukraina timur.

”Pelatihan ini juga telah memasukkan UAV (pesawat tak berawak) Rusia, jelas ini tanda keterlibatan Rusia,” ujar Harf.

Harf melanjutkan, Rusia juga menempatkan pasukannya di sepanjang perbatasan Ukraina. ”Setelah mempertahankan kehadiran (pasukan) di sepanjang perbatasan secara relatif stabil, Rusia mengirimkan unit tambahan,” imbuh Harf mengacu pada tambahan unit pasukan Rusia di pebatasan Ukraina.

Rusia belum menanggapi tuduhan terbaru dari AS ini. Namun, Moskow sudah berkali-kali membantah bahwa mereka terlibat dalam konflik di Ukraina timur dengan memberi dukungan kepada separatis.
(mas)
Berita Terkait
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
16 menit yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
1 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
2 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
3 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
4 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved