Prancis Rahasiakan Lokasi Makam Pelaku Teror Paris

Minggu, 18 Januari 2015 - 13:43 WIB
Prancis Rahasiakan Lokasi...
Prancis Rahasiakan Lokasi Makam Pelaku Teror Paris
A A A
PARIS - Pemerintah Prancis tutup mulut terkait lokasi makam pelaku serangan kantor Charlie Hebdo, Kouachi bersaudara. Mereka hanya menyatakan, kedua bersaudara tersebut sudah dimakamkan para Rabu malam kemarin.

Melansir Al Jazeera, Minggu (18/1/2015), sejatinya keluarga Kouachi meminta agar mereka dimakamkan di Reims, sebuah kota dipinggiran Paris yang merupakan kota terakhir kedua pelaku teror itu tinggal. Namun, pemerintah daerah Reims menolak dengan tegas permintaan keluarga Kouachi tersebut.

"Kami menolak permintaan keluarga Kouachi untuk memakamkan Cherif dan Said Kouachi di Paris, karena kami khawatir bahwa makan mereka bisa menjadi kuil untuk para penganut paham radikal," ucap walikota Reims, Arnaud Robinet.

Kedua saudara itu, menurut beberapa media setempat dimakamkan di dua tempat yang berbeda. Makam kedua saudara itu juga dilaporkan dibuat tanpa nama, agar sulit untuk dilacak.

Sementara itu, jenazah Amedy Coulibaly pelaku teror di sebuah supermarket di Paris diketahui masih belum dimakamkan hingga saat ini. Pemerintah Prancis masih enggan bicara terkait kapan dan dimana Amedy akan dimakamkan.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
2 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
4 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
5 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
6 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 jam yang lalu
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved