Erdogan: Charlie Hebdo Bukan Kebebasan tapi Pengundang Teror

Sabtu, 17 Januari 2015 - 16:02 WIB
Erdogan: Charlie Hebdo...
Erdogan: Charlie Hebdo Bukan Kebebasan tapi Pengundang Teror
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kembali mengecam majalah satir Charlie Hebdo, yang ia anggap bukan simbol kebebasan, tapi pengundang teror.

Majalah satir di Prancis ini memicu kemarahan umat Muslim di seluruh dunia, setelah menerbitkan kartun Nabi Muhammad sebagai sampul edisi terbarunya, usai teror berdarah yang menewaskan 12 orang.

Kartun yang diterbitkan majalah Charlie Hebdo, kata Erdogan, justru mendatangkan teror karena “simbol” keyakinan umat Muslim. Erdogan menegaskan, tidak ada kebebasan yang tanpa batas.

”Ini tidak bisa disebut kebebasan. Ini setara dengan tindakan mendatangkan teror, dengan mengintervensi ruang kebebasan orang lain. Kita harus menyadari hal ini. Tidak ada kebebasan tanpa batas,” katanya, semalam di Ankara, seperti dikutip Al Jazeera.

”Majalah ini terkenal untuk publikasi provokatif tentang Islam, tentang orang-orang Kristen, dan semua orang,” lanjut Erdogan.

Erdogan mengatakan umat Islam sangat menghormati Nabi Muhammad, seperti halnya umat Kristen dan Yahudi yang juga menghormati nabi-nabi mereka.

”Mereka (Charlie Hebdo) mungkin ateis. Jika mereka (beragama), mereka akan menghormati apa yang menjadi hal sakral bagi saya,” ujar Erdogan.

”Jika tidak, itu berarti itu sebuah provokasi yang harus dihukum. Apa yang mereka lakukan adalah menghasut kebencian, dan rasisme,” imbuh Erdogan.
(mas)
Berita Terkait
Turki Bantah Keberadaan...
Turki Bantah Keberadaan Kelompok ‘Grey Wolves’
Turki Balik Tuding Prancis...
Turki Balik Tuding Prancis Mainkan Permainan Berbahaya di Libya
Intevensi Libya, Macron...
Intevensi Libya, Macron Sebut Turki Mainkan 'Permainan Berbahaya'
Erdogan Peringatkan...
Erdogan Peringatkan Macron: Jangan Main-main dengan Turki!
Tanpa Basa-basi, Erdogan...
Tanpa Basa-basi, Erdogan Sebut Macron Tak Kompeten Jadi Presiden Prancis
Erdogan: Yunani Kekanak-kanakan,...
Erdogan: Yunani Kekanak-kanakan, Macron Pemimpin Tak Becus
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
18 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
1 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
2 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
2 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
3 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
4 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved