Tak Kapok, Charlie Hebdo Bersampul Kartun Nabi Muhammad Terbit

Selasa, 13 Januari 2015 - 08:58 WIB
Tak Kapok, Charlie Hebdo...
Tak Kapok, Charlie Hebdo Bersampul Kartun Nabi Muhammad Terbit
A A A
PARIS - Majalah satir Charlie Hebdo kembali terbit dengan sampul depan kartun Nabi Muhammad. Majalah yang berbasis di Paris itu tidak kapok, meski telah jadi target teror berdarah dengan korban tewas 12 orang.

Dalam edisi terbarunya, gambar kartun Nabi Muhammad ditampilkan memegang tanda bertuliskan ”Saya Charlie". Di atasnya ditambakan kata-kata; ”Semua dimaafkan”.

Pengacara majalah satir itu, Richard Malka, mengatakan kepada radio Prancis, bahwa edisi terbaru majalah itu penting untuk menunjukkan kepada kru majalah bahwa mereka tidak akan menyerah pada para ekstremis.

Untuk menerbitkan edisi terbarunya ini, majalah tersebut berkantor sementara di koran Liberation. Seperti diketahui, pada Rabu pekan lalu, orang-orang bersenjata menyerang kantor majalah itu dan membantai 12 orang. Sebanyak 10 di antaranya wartawan dan dua polisi.

Dalam aksinya, pelaku berteriak bahwa aksi mereka untuk membalas atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Michel Salion, seorang juru bicara yang menerbitkan edisi terbaru majalah Chalie Hebdo mengatakan, pada tahap awal majalah ini akan terbit 1 juta eksemplar. Kemudian akan dicetak lagi 2 juta eksemplar, tergantung permintaan.

”Kami memiliki permintaan untuk 300 ribu eksemplar di seluruh dunia dan permintaan terus meningkat per jam,” kata Salion, seperti dikutip Reuters, Selasa (13/1/2015). Dia mengklaim medianya memiliki pelanggan 4 ribu klien di seluruh dunia.

”Satu juta (eksemplar) akan disebar. Pada hari Kamis, keputusan akan diambil untuk mencetak salinan tambahan. Jadi kita akan menerbitkan satu atau ditambah dua (juta) eksemplar jika perlu.”
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
55 menit yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
2 jam yang lalu
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
2 jam yang lalu
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
2 jam yang lalu
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved