Tolak Standar Ganda,Turki Menentang Islamophobia

Senin, 12 Januari 2015 - 14:56 WIB
Tolak Standar Ganda,Turki...
Tolak Standar Ganda,Turki Menentang Islamophobia
A A A
PARIS - Meski menentang teror di Paris, Turki menolak standar ganda dan menentang Islamophobia di seluruh dunia.

Pernyataan itu disampaikan Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu. Menurutnya, seharusnya tidak ada standar ganda untuk mengecam serangan terhadap masjid dan gejala Islamophobia di Eropa.

”Ini adalah pesan kepada seluruh dunia bahwa setiap orang harus menghadapi ancaman teror,” kata Davutoglu kepada wartawan di Kedutaan Turki di Paris.

”Kami harapkan kepekaan yang sama yang akan ditampilkan untuk serangan terhadap masjid atau Islamophobia," katanya setelah ikut pawai diam bersama lebih dari 40 pemimpin dunia di Paris, hari Minggu kemarin.
Pawai dimulai dari Place de la Republique dan menuju ke Place de la Nation, yang berjarak sekitar tiga kilometer.

Lebih dari 40 pemimpin dunia, seperti Kanselir Jerman; Angela Merkel, Perdana Menteri Israel; Benjamin Netanyahu, dan Menteri Luar Negeri Rusia; Sergey Lavrov tampak hadir dalam keheningan untuk mengutuk aksi teror di Paris.

”Sikap Turki tetap sama sesuai prinsip dan kami akan menjaga sikap ini,” ujarnya. ”Turki memiliki nilai yang sama di seluruh dunia terkait teror yang bersangkutan. Tidak ada standar ganda,” lanjut dia, seperti dikutip Russia Today, Senin (12/1/2015).

Davutoglu juga menentang atas apa yang dia sebut sebagai "terorisme negara" terhadap rakyat Palestina serta Suriah.

Terkait dengan teror di Paris, Davutoglu minta masyarakat Paris mengoreksi diri apakah selama ini telah mendorong orang-orang bersenjata untuk melakukan serangan atau tidak.

Komentar itu, mengacu pada serangan terjadap kantor majalah satir di Paris, Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang. Majalah itu diserang, karena menerbitkan kartun-kartun provokatif yang menghina tokoh-tokoh politik dan tokoh semua agama.
(mas)
Berita Terkait
Turki Bantah Keberadaan...
Turki Bantah Keberadaan Kelompok ‘Grey Wolves’
Turki Balik Tuding Prancis...
Turki Balik Tuding Prancis Mainkan Permainan Berbahaya di Libya
Intevensi Libya, Macron...
Intevensi Libya, Macron Sebut Turki Mainkan 'Permainan Berbahaya'
Erdogan Peringatkan...
Erdogan Peringatkan Macron: Jangan Main-main dengan Turki!
Tanpa Basa-basi, Erdogan...
Tanpa Basa-basi, Erdogan Sebut Macron Tak Kompeten Jadi Presiden Prancis
Erdogan: Yunani Kekanak-kanakan,...
Erdogan: Yunani Kekanak-kanakan, Macron Pemimpin Tak Becus
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
22 menit yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved