BMI Kembali Jadi Korban Penyiksaan di Malaysia

Rabu, 24 Desember 2014 - 19:28 WIB
BMI Kembali Jadi Korban...
BMI Kembali Jadi Korban Penyiksaan di Malaysia
A A A
KUALA LUMPUR - Buruh migran Indonesia (BMI) kembali dilaporkan menjadi korban penyiksaan di Malaysia. Korban penyiksaan diketahui bernama Meriance Kabu (32), seorang BMI asal asal Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“BMI yang mengalami penyiksaan tersebut, saat ini berada di Rumah Sakit Ampang Kuala Lumpur untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan medis,” tulis rilis Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu), yang diterima Sindonews.com, Rabu (24/12/2014).

Menurut rilis Kemlu, korban mengalami luka fisik di bagian tubuh dan wajah, termasuk luka sobek pada bagian bibir dan gigi geraham yang dicabut secara paksa. “Kondisi korban semakin mengenaskan setelah diketahui juga mengalami kekerasan seksual yang mengakibatkan organ kewanitaannya cedera,” lanjutnya.

Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Malaysia telah menemui korban dan berjanji akan membawa kasus ini ke meja hijau. Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Herman Prayitno dilaporkan telah membuat satuan tugas (satgas) untuk memberikan pendampingan hukum terhadap korban.

“Tim Satgas KBRI Kuala Lumpur telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Malaysia dan menugaskan retainer lawyer untuk mengawal kasus ini mengingat kasus penyiksaan yang dialami Mariance termasuk penganiayaan berat.”

“Tim Satgas KBRI Kuala Lumpur juga telah memanggil agensi pekerja yang telah memasukkan korban untuk bekerja di Malaysia. Agensi dimaksud diminta pertanggungjawaban agar gaji korban selama 2 tahun dibayarkan penuh sesuai kontrak meskipun korban baru bekerja selama 8 bulan,” tulis rilis Kemlu.

Meriance sendiri diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit oleh tetangga majikannya. Dirinya selamat berkat secaris kertas berisi permintaan tolong yang dia selipkan di bawah pintu, yang akhirnya dibaca oleh tetangga majikannya tersebut.

“Majikan korban bernama Ong Su Ping Serene kini telah ditahan pihak kepolisian Malaysia untuk proses penyidikan,” pungkasnya.
(esn)
Berita Terkait
8 Budaya Indonesia Pernah...
8 Budaya Indonesia Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik hingga Wayang Kulit
6 Budaya Indonesia yang...
6 Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik, Rendang hingga Reog Ponorogo
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Mengapa Lagu Indonesia...
Mengapa Lagu Indonesia Sangat Populer di Malaysia, namun Tidak Berlaku Sebaliknya?
Malaysia Larang Masuk...
Malaysia Larang Masuk WNI Pemegang Visa Jangka Panjang
WNI Pemegang Visa Jangka...
WNI Pemegang Visa Jangka Panjang Dilarang Masuk, Kemlu Panggil Dubes Malaysia
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
45 menit yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved