Bahas Resolusi Palestina, Kerry Bertolak ke Roma
Minggu, 14 Desember 2014 - 19:12 WIB
Bahas Resolusi Palestina, Kerry Bertolak ke Roma
A
A
A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry dilaporakan telah bertolak ke Roma, Italia untuk melakukan pembahasan mengenai resolusi Palestina. Kerry dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, esok hari.
Melansir Channel News Asia, Minggu (14/12/2014), resolusi Palestina kelak akan berisi mengenai batas akhir pendudukan Israel di wilayah tersebut. AS yang merupakan sekutu Israel, diprediksi akan memveto resolusi tersebut.
Namun, beberapa pihak berpendapat AS saat ini memiliki pola pandangan yang berbeda. “Ada sebuah kesempatan terbuka, mulai terlihat adanya sebuah kemauan bagi AS untuk mempertimbangkan tawaran dari Palestina di PBB,” ucap seorang diplomat Eropa dalam kondisi anonim.
Menurut pihak Departemen Luar Negeri AS, selain bertemu dengan Netanyahu, Kerry juga akan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, untuk membahas hal yang sama.
Sebelumnya, Kerry menegaskan, bahwa AS hanya akan berusaha meredakan ketegangan yang ada saat ini diantara kedua belah pihak, tanpa memberikan rincian apakah mereka akan mendukung Palestina atau Israel.
Melansir Channel News Asia, Minggu (14/12/2014), resolusi Palestina kelak akan berisi mengenai batas akhir pendudukan Israel di wilayah tersebut. AS yang merupakan sekutu Israel, diprediksi akan memveto resolusi tersebut.
Namun, beberapa pihak berpendapat AS saat ini memiliki pola pandangan yang berbeda. “Ada sebuah kesempatan terbuka, mulai terlihat adanya sebuah kemauan bagi AS untuk mempertimbangkan tawaran dari Palestina di PBB,” ucap seorang diplomat Eropa dalam kondisi anonim.
Menurut pihak Departemen Luar Negeri AS, selain bertemu dengan Netanyahu, Kerry juga akan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, untuk membahas hal yang sama.
Sebelumnya, Kerry menegaskan, bahwa AS hanya akan berusaha meredakan ketegangan yang ada saat ini diantara kedua belah pihak, tanpa memberikan rincian apakah mereka akan mendukung Palestina atau Israel.
(esn)