Peran Polwan ISIS, dari Algojo hingga Atur Budak Seks

Jum'at, 05 Desember 2014 - 11:27 WIB
Peran Polwan ISIS, dari...
Peran Polwan ISIS, dari Algojo hingga Atur Budak Seks
A A A
RAQQA - Para wanita militan ISIS di Raqqa, Suriah, membentuk polisi wanita (Polwan) rahasia bernama Brigade Al-Khansa. Peran para “Polwan” ISIS itu beragam, mulai dari algojo hingga mengelola para wanita yang dijadikan budak seks.

Brigade Al-Khansa terdiri dari sekitar 60 wanita yang salah satunya wanita cantik asal Glasgow, Aqsa Mahmood, 20. Secara umum, tugas para Brigade itu adalah patroli untuk menghukum setiap wanita di lingkungan ISIS yang salah.

Pemimpin Brigade itu diyakini seorang wanita bertubuh tinggi bernama Umm Hamza, yang dijuluki “The Algojo”.Puluhan wanita kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu juga aktif menggunakan media sosial untuk membanggakan diri sebagai anggota ISIS.

Melalui media sosial itu, mereka menyebarkan eksekusi, penganiyaaan, hingga perilaku budak seks di mana para korbannya adalah para wanita Yazidi yang mereka sandera. Para wanita Yazidi itu juga diperjual belikan layaknya budak.

Seorang anggota Brigade bernama Umm Farriss alias Umm Anwar, baru-baru ini memamerkan sebuah pertemuan dengan para wanita Yazidi yang dijadikan budak seks para militan ISIS.

Meskipun laporan terkait jumlah anggota Birgade Al-Khansa itu tidak bisa diverifikasi secara independen, namun kelompok peneliti Terrorism Research and Analysis Consortium (TRAC) meyakini mayoritas dari 60 anggota itu adalah warga Inggris.

Kelompok Brigade Al-Khansa itu juga memiliki aturan khusus dalam hal berpakaian. Yakni, diwajibkan mengenakan pakaian serba hitam termasuk sepatu. Setiap mereka keluar rumah juga harus disertai pendamping laki-laki.

Keberadaan Brigade Al-Khansa itu secara tersirat diungkapkan salah satu pemimpin ISIS, Abu Ahmad yang berbasis di Raqqa.”Kami telah menetapkan brigade untuk meningkatkan kesadaran agama kita di kalangan perempuan, dan untuk menghukum perempuan yang tidak mematuhi hukum,” katanya, seperti dikutip Daily Mail, semalam.

”Hanya ada perempuan di brigade ini, dan kami telah memberikan mereka fasilitas untuk mencegah pria dan wanita bercampur,” imbuh dia.

Nyali Ditakuti di Suriah

Nama Birgade Al-Khansa sejatinya bukan nama baru. Dalam sejarah, nama itu pernah dipopulerkan penyair kotemporer Arab, yang menceritakan kisah Nabi Muhammad, yang empat putranya diceritakan meninggal dalam pertempuran di Qadisiyyah. Secara harfiah, nama itu masuk dalam bahasa Arab klasik. Yakni, Al-Khansa yang berarti “ibu dari banyak martir”.

Setiap anggota Brigade Al-Khansa, dilaporkan dibayar gaji bulanan sebesar £100. Keberadaan Brigade Al-Khansa itu juga perna diungkap Abu Ibrahim Raqqawi, aktivis anti-ISIS di Raqqa pada September 2014.

”Hal yang paling sulit bagi kami adalah Brigade Al-Khansa. Saya tidak tahu siapa (anggota) dari Al-Khansa dan siapa yang tidak. Jadi ketika saya keluarkan ponsel saya dan saya mengambil foto dari kota saya tidak tahu apakah mereka sedang melihat saya atau tidak,” ujarnya.

”Jika Anda mengambil foto dan salah satu wanita dari Al-Khansa melihat Anda, mereka akan menangkap Anda segera, dan Anda akan dieksekusi segera. Ini adalah masalah besar bagi kami,” imbuh dia.

Abu Ibrahim menggambarkan, sebagian besar anggoota Al-Khansa adalah wanita asing asal Inggris, Amerika Serikat, Belanda, Chechnya.Meskipun mereka hanya bisa sedikit bahasa Arab, tapi nyali para anggota al-Khansa tak jauh beda dengan militan pria ISIS. Brigade itu ditakuti para wanita di Suriah.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
33 menit yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
1 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
1 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
1 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
2 jam yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved