Hong Kong Memanas Lagi, Demonstran dan Polisi Bentrok
Senin, 01 Desember 2014 - 12:22 WIB
Hong Kong Memanas Lagi, Demonstran dan Polisi Bentrok
A
A
A
HONG KONG - Situasi di Hong Kong memanas lagi pada Senin (1/12/2014), setelah demonstran pro-demokrasi bentrok dengan polisi anti-huru hara.
Bentrokan dipicu aksi demonstran yang bergerak untuk mengepung kantor pemerintah. Demonstran melawan seruan pemerintah untuk berhenti setelah lebih dari dua bulan berdemo. Namun, polisi menindak keras para demonstran.
Ratusan demonstran terlibat bentrok dengan polisi di Admiralty Centre. Banyak toko tutup di sekitra kota itu tutup. Polisi anti-huru hara menghadapi demonstran dengan tongkat dan semprotan merica.
Massa pengunjuk rasa mencoba membuka akses jalan menuju kantor pemerintah di kawasan pusat bisnis di Hong Kong yang ditutup polisi.”Buka jalan!", teriak para demonstran.
”Saya mendorong semua orang untuk tinggal di sini sampai pagi untuk berjaga di sekitar kantor pemerintah. Mari kita lumpuhkan pemerintah agar tak berfungsi besok,” lanjut seorang demonstran berpakaian hitam dengan pengeras suara, seperti dikutip Reuters. Sejumlah demonstran melempari polisi dengan botol.
Media Hong Kong melaporkan bahwa 40 orang telah ditangkap sejak semalam. Pengunjuk rasa pro-demokrasi Hong Kong tetap menuntut pemerintah China agar Pemilu langsung digelar di Hong Kong tahun 2017 mendatang.
Bentrokan dipicu aksi demonstran yang bergerak untuk mengepung kantor pemerintah. Demonstran melawan seruan pemerintah untuk berhenti setelah lebih dari dua bulan berdemo. Namun, polisi menindak keras para demonstran.
Ratusan demonstran terlibat bentrok dengan polisi di Admiralty Centre. Banyak toko tutup di sekitra kota itu tutup. Polisi anti-huru hara menghadapi demonstran dengan tongkat dan semprotan merica.
Massa pengunjuk rasa mencoba membuka akses jalan menuju kantor pemerintah di kawasan pusat bisnis di Hong Kong yang ditutup polisi.”Buka jalan!", teriak para demonstran.
”Saya mendorong semua orang untuk tinggal di sini sampai pagi untuk berjaga di sekitar kantor pemerintah. Mari kita lumpuhkan pemerintah agar tak berfungsi besok,” lanjut seorang demonstran berpakaian hitam dengan pengeras suara, seperti dikutip Reuters. Sejumlah demonstran melempari polisi dengan botol.
Media Hong Kong melaporkan bahwa 40 orang telah ditangkap sejak semalam. Pengunjuk rasa pro-demokrasi Hong Kong tetap menuntut pemerintah China agar Pemilu langsung digelar di Hong Kong tahun 2017 mendatang.
(mas)