Trio Militan ISIS asal Prancis Teror Warga Non-Muslim

Kamis, 20 November 2014 - 13:15 WIB
Trio Militan ISIS asal...
Trio Militan ISIS asal Prancis Teror Warga Non-Muslim
A A A
RAQQA - Trio militan ISIS asal Prancis menebar teror terhadap warga non-Muslim di negara asal mereka.

Mereka menyerukan rekan-rekan mereka di Prancis untuk membunuh para warga non-Muslim.Teror itu mereka sampaikan dalam video terbaru yang dirilis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Dalam video berdurasi tujuh menit itu, mereka menyerukan para militan di Prancis agar membunuh orang-orang dengan racun, serta dengan kendaraan. (Baca: Ganyang ISIS, Prancis Kerahkan 6 Jet Tempur Tambahan)

Trio militan ISIS asal Prancis itu juga membakar paspor mereka sebagai tanda sumpah setia mereka terhadap ISIS.Trio militan ISIS itu diketahui bernama Abu Osama al-Faranci, Abu Maryam al-Faranci dan Abu Salman al-Faranci.

Selain menyerukan pembunuhan terhadap warga di Prancis, mereka juga mengancam akan memenggal sandera-sandera mereka di Suriah.

Ketiga militan ISIS itu berbicara dalam bahasa Prancis. Mereka memuji warga Prancis yang telah hijrah ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Tak hanya, ketiganya juga mengecam ide-ide Barat tentang demokrasi dan nasionalisme.

“Anda (warga Prancis) telah menindas kami, melawan agama kami dan menghina Nabi kami. Dan hari ini, kami tidak percaya Anda dan paspor Anda, dan jika Anda datang ke sini kami akan memerangi Anda,” kata salah seorang militan ISIS yang mengenakan penutup muka, seperti dilansir Daily Mail, Kamis (20/11/2014).

Abu Salman al-Faranci, memperingatkan bahwa orang yang hidup di Prancis tidak akan aman dari serangan ISIS. Dia mendesak para miltian di Prancis untuk meracuni air dan makanan warga non-Muslim.

“Apa yang Anda tunggu?,” katanya. ”Kenapa Anda tidak melakukan hijrah (ke Suriah)? Bagaimana Anda menerima untuk bekerja di tanah kafir, ketika Tuhan telah membuka pintu bagi Anda untuk melakukan yang terbaik,” lanjut dia mengacu pada negara mereka, yakni Prancis.

Merekajuga mengecam para warga Muslim di Prancis yang membayar pajak, di mana uang mereka digunakan untuk membiayai perang guna membunuh para militan rekan-rekan mereka di Suriah dan Irak.
(mas)
Berita Terkait
Kisah Sana, Perempuan...
Kisah Sana, Perempuan yang Dianggap Menjadi Ancaman Serius bagi Prancis
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
4 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved