Patah Hati, Alasan Psikopat Inggris Bunuh Sumarti Secara Sadis

Selasa, 04 November 2014 - 08:48 WIB
Patah Hati, Alasan Psikopat...
Patah Hati, Alasan Psikopat Inggris Bunuh Sumarti Secara Sadis
A A A
HONG KONG - Motif pembunuhan sadis terhadap Sumarti Ningsih, 25, warga Cilacap, oleh psikopat Inggris, Rurik Jutting, 29, di Hong Kong diduga karena Jutting patah hati.

Mantan teman Jutting menyebut, bankir Inggris itu patah hati karena tunangannya selingkuh. Hubungan Jutting dan tunangannya kandas dua tahun lalu, setelah tunangannya dikabarkan berselingkuh dengan pria lain setelah pindah dari London ke New York.

”Dia ingin menikah dengannya secara sungguh-sungguh, tapi dia (tuangan Jutting) akhirnya mengkhianatinya,” kata mantan teman Jutting, yang berbicara dengan syarat anonim kepada Daily Telegraph, semalam. (Baca: Wanita Indonesia Dibunuh Pria Inggris di Hong Kong)

”Akhirnya dia memutuskan (hubungan). Saya pikir tunangannya melakukan perselingkuhan cukup parah. Mereka mencoba untuk berdamai. Tapi saya pikir mungkin satu bulan atau lebih, ia (Jutting) tidak mampu untuk berdamai, karena fakta tunangannya tidak setia,” lanjut mantan teman Jutting itu.

Pengacara Jutting, Martyn Richmond, mengatakan kliennya diinterogasi polisi secara berulang-ulang. Jutting, kata Richmon, mungkin akan ambil bagian dalam rekonstruksi pembunuhan yang terjadi di apartemennya di Hong Kong.

Sumarti Ningsih merupakan salah satu dari dua wanita yang dibunuh Jutting, pada Sabtu pekan lalu di sebuah apartemen di Wan Chai, Hong Kong.Menurut jurnalis lokal, kedua korban adalah warga Indonesia yang dikenal dengan nama Jesse dan Alice. Sedangkan menurut Kementerian Luar Negeri Indonesia, wanita kedua yang ikut dibunuh Jutting masih proses identifikasi.

Sumarti dibunuh dengan cara sadis. Dia mengalami luka di bagian leher yang tampaknya nyaris dipenggal. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tanpa busana, di dalam koper di balkon apartemen Jutting. Tangan dan kaki Sumarti juga dalam kondisi terikat tali. Polisi Hong Kong menggambarkan kondisi lokasi kejadian seperti “kubungan darah”.
(mas)
Berita Terkait
Hong Kong Larang Masuk...
Hong Kong Larang Masuk Penerbangan dari Indonesia
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Aktivis Demokrasi Hong...
Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
4 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved