Ajaib, Bayi di Irlandia Lahir tanpa Darah tapi Hidup
Jum'at, 19 September 2014 - 17:03 WIB
Ajaib, Bayi di Irlandia Lahir tanpa Darah tapi Hidup
A
A
A
WATERFORD - Seorang bayi perempuan terlahir dari rahim ibunya tanpa memiliki darah setetes pun. Ajaibnya, bayi itu masih hidup.
Ibu bayi itu, Emma Vignes khawatir putrinya tidak akan mampu melewati beberapa hari pertama kehidupannya.
Menurut tim medis yang menangani persalinan Emma, bayi yang lahir tanpa darah sudah pernah terjadi di berbagai negara. Namun, kasus seperti itu langka.
Bayi perempuan itu dilahirkan Emma secara prematur, yakni saat usia kehamilannya baru enam minggu. Bayi yang dilahirkan wanita asal Waterford, Irlandia, itu membutuhkan tiga transfusi darah selama dua minggu dan harus dalam perawatan intensif.
“Itu adalah situasi yang luar biasa. Tidak ada konsultan (medis) yang pernah mendengar sesuatu yang seperti itu terjadi sebelumnya,” ucap Emma, seperti dikutip Orange, Jumat (19/9/2014).
“Saya belajar bahwa Maisy tanpa darah. Hanya tampak zat plasmanya dalam pembuluh darahnya,” kata Emma yang menamai bayi ajaibnya itu dengan nama Maisy.
Meskipun ada kekhawatiran terjadi kerusakan otak, Maisy, kata Emma, mengalami pemulihan penuh.
Ibu bayi itu, Emma Vignes khawatir putrinya tidak akan mampu melewati beberapa hari pertama kehidupannya.
Menurut tim medis yang menangani persalinan Emma, bayi yang lahir tanpa darah sudah pernah terjadi di berbagai negara. Namun, kasus seperti itu langka.
Bayi perempuan itu dilahirkan Emma secara prematur, yakni saat usia kehamilannya baru enam minggu. Bayi yang dilahirkan wanita asal Waterford, Irlandia, itu membutuhkan tiga transfusi darah selama dua minggu dan harus dalam perawatan intensif.
“Itu adalah situasi yang luar biasa. Tidak ada konsultan (medis) yang pernah mendengar sesuatu yang seperti itu terjadi sebelumnya,” ucap Emma, seperti dikutip Orange, Jumat (19/9/2014).
“Saya belajar bahwa Maisy tanpa darah. Hanya tampak zat plasmanya dalam pembuluh darahnya,” kata Emma yang menamai bayi ajaibnya itu dengan nama Maisy.
Meskipun ada kekhawatiran terjadi kerusakan otak, Maisy, kata Emma, mengalami pemulihan penuh.
(mas)