Siapa Catherine Connolly? Presiden Terpilih Irlandia yang Vokal Memperjuangkan Palestina

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:30 WIB
loading...
Siapa Catherine Connolly?...
Catherine Connolly dikenal sebagai pendukung Palestina. Foto/X/@catherinegalway
A A A
DUBLIN - Presiden Irlandia untuk tujuh tahun ke depan adalah seorang anggota parlemen independen yang telah lama menyuarakan dukungannya terhadap Palestina dan vokal tentang ketidakpercayaannya terhadap kebijakan Uni Eropa.

Catherine Connolly, 68 tahun, seorang independen sayap kiri, mengamankan 63% suara dalam kemenangan telak dalam pemilihan umum pada hari Sabtu, dengan mudah mengalahkan saingannya dari sayap kanan-tengah, mantan menteri Kabinet Heather Humphreys.

Politisi tersebut menang setelah partai-partai oposisi berhaluan kiri Irlandia, termasuk Sinn Féin, bersatu untuk mendukungnya, dan ia diharapkan menjadi suara yang berani menantang pemerintah kanan-tengah Irlandia.

Meskipun presiden Irlandia memegang peran seremonial dan tidak memiliki kekuasaan eksekutif seperti membentuk undang-undang, mereka mewakili Irlandia di panggung dunia dan sering dianggap sebagai suara pemersatu dalam isu-isu besar. Connolly akan menggantikan Michael D. Higgins, seorang presiden populer yang vokal tentang perang di Gaza dan pengeluaran NATO, di antara hal-hal lainnya.

Connolly berjanji pada hari Sabtu untuk menjadi "presiden yang inklusif" yang akan memperjuangkan keberagaman dan menjadi "suara untuk perdamaian."

Siapa Catherine Connolly? Presiden Terpilih Irlandia yang Vokal Memperjuangkan Palestina

1. Dari Anggota Parlemen Independen Jadi Presiden

Melansir NPR, Connolly, seorang ibu dari dua putra, telah menjabat tiga periode sebagai anggota parlemen independen untuk Galway Barat sejak ia terpilih menjadi anggota Parlemen pada tahun 2016. Pada tahun 2020, ia menjadi perempuan pertama yang menjadi wakil ketua majelis rendah Parlemen.

Ia tumbuh besar di perumahan sosial di pinggiran kota Galway di Irlandia barat sebagai salah satu dari 14 bersaudara. Ibunya meninggal dunia ketika ia berusia sembilan tahun, dan ayahnya bekerja di galangan kapal setempat. Semasa kuliah, ia menjadi sukarelawan di sebuah organisasi Katolik untuk membantu para lansia dan mengambil peran-peran komunitas lainnya.

Ia memiliki gelar di bidang psikologi klinis dan hukum, dan pernah menjadi pengacara sebelum terjun ke dunia politik.

Connolly memulai karier politiknya ketika ia terpilih sebagai anggota Partai Buruh di Dewan Kota Galway pada tahun 1999. Lima tahun kemudian, ia terpilih sebagai wali kota Galway. Ia meninggalkan Partai Buruh pada tahun 2007.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved