Dendam Dimata-matai, Jerman Usir Kepala CIA di Berlin

Jum'at, 11 Juli 2014 - 13:13 WIB
Dendam Dimata-matai,...
Dendam Dimata-matai, Jerman Usir Kepala CIA di Berlin
A A A
BERLIN - Pemerintah Jerman akhirnya mengusir kepala CIA yang bertugas di Berlin.Tindakan Jerman itu sebagai balas dendam atas tindakan mata-mata oleh Amerika Serikat (AS) melalui dua intelijen Jerman (BND) yang menjadi agen ganda.

Tindakan pengusiran terjadi tidak lama, setelah aparat keamanan Jerman menangkap tersangka kedua intelijen Jerman yang jadi mata-mata untuk AS.(Baca: Intel Jerman Jadi Tersangka Kedua Mata-mata AS)

“Langkah itu sebagai reaksi terhadap kegagalan yang terus-menerus terkait kerjasama kedua pihak (Jerman dan AS) untuk mengklarifikasi (tuduhan AS memata-matai Jerman),” demikian keterangan Panel Parlemen Jerman.

Dua kasus baru intelijen Jerman yang jadi mata-mata untuk AS secara berturut-turut telah memicu ketegangan AS dan Jerman, setelah pada Juni 2013 lalu kedua negara ini bersitegang. Kala itu, ketegangan dipicu penyadapan NSA terhadap ponsel Kanselir Jerman, Angela Merkel yang dibocorkan bekas kontraktor NSA, Edward Snowden.

Merkel telah mengkritik kehadiran mata-mata AS di Jerman.”Ketika akal sehat dipakai, tindakan mata-mata akhirnya membuang-buang tenaga,” tulis Der Spiegle, mengutip pernyataan Merkel.

Menurut Merkel pekerjaan intelijen pada abad 21 harus fokus pada hal-hal penting daripada hal-hal teknis. ”Seseorang tidak bisa melihat kayu karena semuanya pohon,” kata Merkel menyindir tindakan mata-mata AS.

Sementara itu, pihak AS menyatakan bahwa kerjasama intelijen dan keamanan kedua negara penting. ”Kami telah melihat laporan-laporan ini dan tidak memiliki komentar pada masalah intelijen,"kata juru bicara Gedung Putih, Caitlin Hayden kepadaReutersyang dilansir Jumat (11/7/2014)."Namun, keamanan dan intelijen hubungan kita dengan Jerman adalah salah satu yang sangat penting dan itu yang membuat Jerman dan Amerika aman.”
(mas)
Berita Terkait
Jerman Beli 60 Helikopter...
Jerman Beli 60 Helikopter Chinook dari Boeing Amerika Serikat
Menlu Amerika Serikat...
Menlu Amerika Serikat Blinken ke Qatar dan Jerman Bahas Afghanistan
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Militer Terkuat Jika Amerika Serikat Keluar, Siapa Saja?
Jerman Mengaku Belum...
Jerman Mengaku Belum Diberitahu AS Soal Rencana Penarikan Pasukan
Merkel: AS Tak Bisa...
Merkel: AS Tak Bisa Lagi Diandalkan, UE Harus Bentuk Sistem Pertahanan Sendiri
Trump Menyetujui Rencana...
Trump Menyetujui Rencana Penarikan 9.500 Pasukan AS dari Jerman
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
2 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
3 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
4 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
5 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
6 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved