alexametrics

Merkel: AS Tak Bisa Lagi Diandalkan, UE Harus Bentuk Sistem Pertahanan Sendiri

loading...
Merkel: AS Tak Bisa Lagi Diandalkan, UE Harus Bentuk Sistem Pertahanan Sendiri
Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan bahwa pertahanan Eropa bergantung pada Amerika Serikat (AS) sejatinya adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Foto/REUTERS
A+ A-
BERLIN - Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan bahwa pertahanan Eropa bergantung pada Amerika Serikat (AS) sejatinya adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Terlebih, jelas Merkel, AS saat ini tidak bisa lagi diandalkan.

Berbicara dalam konferensi pers dengan Perdana Menteri negara bagian Bavaria, Markus Soeder, Merkel mengatakan bahwa Eropa harus mengubah kebijakan pertahanan mereka dan mulai membentuk sistem pertahanan sendiri.

(Baca juga: Trump Menyetujui Rencana Penarikan 9.500 Pasukan AS dari Jerman)

"Harus dikatakan bahwa 30 tahun setelah penyatuan kembali Jerman, 30 tahun setelah berakhirnya Perang Dingin, dunia memposisikan dirinya dengan cara yang baru. Apa yang kita anggap remeh, misalnya, bahwa AS akan membela Uni Eropa (UE), tidak lagi terbukti, itu berubah, ”kata Merkel.



“Kita harus menemukan jawaban yang tepat untuk masalah ini, dan jawaban seperti itu tidak dapat didasarkan pada tindakan masing-masing negara bangsa. Sebaliknya, bagi kami, jawaban ini terletak pada aliansi multilateral, dan Uni Eropa adalah aliansi multilateral semacam ini," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (15/7/2020).

Mencirikan Eropa yang bersatu sebagai sarana di mana benua itu dapat menghayati nilai-nilai dasar bersama, Merkel menyarankan Eropa semacam itu adalah janji untuk menegaskan diri sendiri dalam dunia pemain besar lainnya.



(Baca juga: Pengamat: Secara Akademis Militer di Dunia Menghadapi Terorisme)

"Eropalah yang harus menjamin kemakmuran, termasuk bagi kita orang Jerman, bagi siapa itu adalah perlindungan dan jaminan bahwa kita dapat hidup dalam kemakmuran," tukasnya.
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak