Merkel: AS Tak Bisa Lagi Diandalkan, UE Harus Bentuk Sistem Pertahanan Sendiri

Rabu, 15 Juli 2020 - 20:40 WIB
loading...
Merkel: AS Tak Bisa...
Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan bahwa pertahanan Eropa bergantung pada Amerika Serikat (AS) sejatinya adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan bahwa pertahanan Eropa bergantung pada Amerika Serikat (AS) sejatinya adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Terlebih, jelas Merkel, AS saat ini tidak bisa lagi diandalkan.

Berbicara dalam konferensi pers dengan Perdana Menteri negara bagian Bavaria, Markus Soeder, Merkel mengatakan bahwa Eropa harus mengubah kebijakan pertahanan mereka dan mulai membentuk sistem pertahanan sendiri.

( Baca juga: Trump Menyetujui Rencana Penarikan 9.500 Pasukan AS dari Jerman )

"Harus dikatakan bahwa 30 tahun setelah penyatuan kembali Jerman, 30 tahun setelah berakhirnya Perang Dingin, dunia memposisikan dirinya dengan cara yang baru. Apa yang kita anggap remeh, misalnya, bahwa AS akan membela Uni Eropa (UE), tidak lagi terbukti, itu berubah, ”kata Merkel.

“Kita harus menemukan jawaban yang tepat untuk masalah ini, dan jawaban seperti itu tidak dapat didasarkan pada tindakan masing-masing negara bangsa. Sebaliknya, bagi kami, jawaban ini terletak pada aliansi multilateral, dan Uni Eropa adalah aliansi multilateral semacam ini," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (15/7/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
350 Spesies Seafood...
350 Spesies Seafood Dicoret dari Menu Jaringan Hotel Global demi Selamatkan Laut
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
Mau Liburan Lebih Berkesan?...
Mau Liburan Lebih Berkesan? Ini 5 Travel Essential yang Wajib Masuk Koper
Berita Terkini
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved