Kecam Militer Jepang, Media China Sebut Abe Rambo

Rabu, 02 Juli 2014 - 16:06 WIB
Kecam Militer Jepang,...
Kecam Militer Jepang, Media China Sebut Abe Rambo
A A A
BEIJING - Media pemerintah China melansir laporan bernada kecaman atas kebangkitan militer Jepang. People Daily, media yang dikelola Partai Komunis mempertanyakan, apakah China akan jadi target militer Jepang.

Pemerintah Perdana Menteri Shinzo Abe, kemarin mengumumkan bangkitnya militer Jepang. Keputusan pemerintah Jepang itu, memungkinkan militer Jepang untuk berparisipasi dalam aksi militer internasional seperti halnya pasukan militer sekutunya, Amerika Serikat.

China yang masih memendam kemarahan atas kejahatan militer Jepang di era Perang Dunia II belum bisa menerima kebangkitan militer Jepang. ”Pemerintah Jepang berkeinginan untuk menerobos sistem pasca-perang,” tulis People Daily dalam editorialnya, Rabu (2/7/2014).

Media itu lantas menganggap langkah pemerintah Abe sebagai sinyal yang berbahaya bagi China. Kantor berita Xinhua, bahkan menulis pertanyaan bernada menantang pihak Tokyo.”Apakah China jadi agenda militer Anda?,” tulis Xinhua.

”Jepang memiliki sejarah sebagai agresor licik, seperti yang terjadi dalam meluncurkan perang dengan China, Rusia dan Amerika Serikat dalam 100 tahun ini,”lanjut laporan Xinhua. ”Sekarang, Jepang, dengan kebebasan yang lebih besar untuk menggunakan kekuatan militer, membuat dunia lebih khawatir.”

Sebelum dibangkitkannya militer Jepang, pihak Tokyo dan Beijing telah lama berseteru soal sengketa pulau di Laut China Timur. Selain itu, China juga menganggap Jepang tidak pernah menyesali atas perilaku kejahatan perang yang dilakukan militernya terhadap rakyat China dan negara-negara lain di masa Perang Dunia Ii.

Media pemerintah China lainnya, yakni China Daily bahkan menyebut Shinzo Abe sebagai politikus Jepang yang bandel. Bahkan, media China Global Times, membuat kartun yang menggambarkan sosok Abe sebagai Rambo, tokoh di film Amerika.

Sebutan atau penggambaran itu, tidak lepas dari sikap Amerika Serikat yang menyambut baik bangkitnya militer Jepang, kemarin.“Tokyo dan Washington ingin melihat lebih banyak gangguan di Asia. Amerika Serikat berharap itu akan menghambat kebangkitan China, dan Jepang ingin mencari peluang untuk mewujudkan kebangkitannya baik secara politik dan militer,” tulis media itu.
(mas)
Berita Terkait
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
Jepang Sebut Niat Militer...
Jepang Sebut Niat Militer China Tidak Jelas, Timbulkan Ancaman Serius
Sanae Takaichi Menang,...
Sanae Takaichi Menang, China Meradang, Ada Apa Gerangan?
Silakan Pilih: China...
Silakan Pilih: China dan Jepang Ultimatum Warga Negara Ganda
China Bebaskan Tersangka...
China Bebaskan Tersangka Mata-mata Jepang dari Penjara
Ribut dengan China,...
Ribut dengan China, Jepang Siap Kerahkan Rudal ke Dekat Taiwan
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved