Lawan Junta Militer, Pentolan Aktivis Bakal Diadili

Kamis, 12 Juni 2014 - 19:46 WIB
Lawan Junta Militer,...
Lawan Junta Militer, Pentolan Aktivis Bakal Diadili
A A A
BANGKOK - Aktivis pemimpin demonstran anti-kudeta militer Thailand, Sombat Boonngamanong, akan menjadi sidang perdana besok. Dia dituduh menghasut kerusuhan, melanggar UU Kejahatan Komputer dan menentang perintah militer.

Demikian disampaikan pejabat kepolisian Thailand, Kolonel polisi Prasopchoke Prommun, Kamis (12/6/2014). "Sombat membantah semua dakwaan yang telah dijatuhkan kepada dirinya, setelah pihak militer menyerahkan dia kepada Divisi Tindak Pidana (CSD) kepolisian kerajaan Thailand tadi pagi,” kata Prommun.

Prommun seperti dilansir Xinhua, menyatakan bahwa Sombat akan mulai menjalani sidang perdananya esok hari. Dia akan dibawa oleh pihak kepolisian ke Pengadilan Militer Bangkok.

Sebelumnya, sombat sudah mengajukan untuk membayar sejumlah uang sebagai jaminan untuk pembebasan bersyarat dirinya. Namun, Prommun mengaku belum mengetahui apakah pengadilan mengabulkan permohonannya itu atau tidak.

Sombat ditangkap oleh Dewan Nasional untuk Ketentraman dan Ketertiban (NCPO) pada 5 Juni 2014 lalu, setelah menentang perintah NCPO untuk melapor kepada pihak militer. Dia juga diduga melakukan pengumpulan massa untuk melakukan demonstrasi dengan menggunakan jejaring sosial.

Akibat aksi Sombat, Wakil Kepala Polisi Bangkok, Mayor Jenderal Polisi Amnuay Nimmano, hari ini mengeluarkan ancaman akan menangkap siapapun yang menggunakan jejaring sosial untuk menyampaikan pesan anti-kudeta.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
33 menit yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
1 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
2 jam yang lalu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
2 jam yang lalu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
2 jam yang lalu
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved