Ditekan RI, Malaysia Hentikan Proyek Mercusuar di Area Sengketa
Kamis, 22 Mei 2014 - 08:07 WIB
Ditekan RI, Malaysia Hentikan Proyek Mercusuar di Area Sengketa
A
A
A
JAKARTA-Pihak Malaysia akhirnya menghentikan kegiatan pembangunan tiang pancang rambu suar atau mercusuar di Tanjung Datu, Kalimantan Barat. Wilayah itu telah jadi sengketa antara Indonesia dan Malaysia selama puluhan tahun.
TNI sebelumnya telah mengirim kapal perang ke dekat wilayah proyek mercusuar itu.“Atas permintaan pihak Pemerintah Republik Indonesia, Malaysia telah menghentikan kegiatan pembangunan tiang pancar rambu suar tersebut,” demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Indonesia yang diterima Sindonews, kemarin petang.
Selanjuatnya, Indonesia dan Malaysia akan membahas masalah proyek mercusuar di Tanjung Datu yang memicu ketegangan kedua negara ini. (Baca: Malaysia Bangun Mecusuar di Wilayah Sengketa, TNI Kirim Kapal Perang)
Kementerian Luar Negeri mengaku telah menerima informasi adanya pembangunan mercusuar oleh Malaysia itu dari laporan resmi TNI Angkatan Laut.
Dari hasil koordinasi dengan kementerian dan lembahga terkait, diketahui lokasi pembangunan mercusuar oleh Malaysia itu berada di dalam garis landas kontinen Indonesia berdasarkan perjanjian antara RI dan Malaysia pada tahun 1969.
Menurut Kementerian Luar Negeri Indonesia, atas desakan Indonesia pula, Tim Teknis Delimitasi Batas Maritim dari kedua negara sepakat untuk membahas masalah ini dalam waktu dekat di Jakarta.
TNI sebelumnya telah mengirim kapal perang ke dekat wilayah proyek mercusuar itu.“Atas permintaan pihak Pemerintah Republik Indonesia, Malaysia telah menghentikan kegiatan pembangunan tiang pancar rambu suar tersebut,” demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Indonesia yang diterima Sindonews, kemarin petang.
Selanjuatnya, Indonesia dan Malaysia akan membahas masalah proyek mercusuar di Tanjung Datu yang memicu ketegangan kedua negara ini. (Baca: Malaysia Bangun Mecusuar di Wilayah Sengketa, TNI Kirim Kapal Perang)
Kementerian Luar Negeri mengaku telah menerima informasi adanya pembangunan mercusuar oleh Malaysia itu dari laporan resmi TNI Angkatan Laut.
Dari hasil koordinasi dengan kementerian dan lembahga terkait, diketahui lokasi pembangunan mercusuar oleh Malaysia itu berada di dalam garis landas kontinen Indonesia berdasarkan perjanjian antara RI dan Malaysia pada tahun 1969.
Menurut Kementerian Luar Negeri Indonesia, atas desakan Indonesia pula, Tim Teknis Delimitasi Batas Maritim dari kedua negara sepakat untuk membahas masalah ini dalam waktu dekat di Jakarta.
(mas)