Israel tuding Iran & Korut berkomplot kembangkan nuklir
Rabu, 14 Mei 2014 - 14:20 WIB
Israel tuding Iran & Korut berkomplot kembangkan nuklir
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kembali bermanuver ketika Iran dan negara-negara kekuatan dunia sedang bernegosiasi soal krisis nuklir Teheran. Benjamin terang-terangan menyebut Iran dan Korea Utara (Korut) berkomplot untuk berbagi teknologi nuklir.
Manuver Netanyahu itu dilaporkan media Jepang, Mainichi Shimbun yang dilansir Rabu (14/5/2014). Netanyahu pada pekan ini menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Shinzo Abe dan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida.
“Iran akan berbagi teknologi apa pun yang diperoleh dengan Korut,” tulis media Jepang itu mengutip pernyataan Netanyahu. Ditanya, apakah Pyongyang menerima teknologi terkait dengan nuklir dan pengembangan rudal dari Iran, Netanyahu menjawab; ”Ya, itulah kasus (yang terjadi sekarang) ini.”
Program rudal nuklir dan balistik Korut telah membuat cemas Jepang. Korut sendiri telah diindikasikan akan menguji coba senjata nuklir yang keempat, meskipun komunitas internasional mengisolasi Pyongyang. Indikasi uji coba senjata nuklir Korut itu berdasarkan laporan para ahli yang memantau suara dari tekologi persenjataan Pyongyang.
Semalam, saat pertemuan dengan Kishida, Netanyahu menyebut Iran dan Korut sebagai negara “nakal”. ”Kami melihat bahaya dan tantangan yang ditimbulkan jika negara nakal itu mempesenjatai dirinya dengan senjata nuklir. Dalam kasus Anda, itu Korut,” kata Netanyahu.
“Kita dihadapkan dengan keadaan yang nakal, di mana Iran sedang berupaya untuk mengembangkan senjata nuklir,” lanjut dia. ”Iran terus menipu dunia dan memajukan program nuklirnya. Ayatollah tidak bisa dipercaya,” imbuh Netanyahu menyindir pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang selama ini meyakinkan dunia, bahwa Iran tidak mengembangkan senjata nuklir.
Manuver Netanyahu itu dilaporkan media Jepang, Mainichi Shimbun yang dilansir Rabu (14/5/2014). Netanyahu pada pekan ini menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Shinzo Abe dan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida.
“Iran akan berbagi teknologi apa pun yang diperoleh dengan Korut,” tulis media Jepang itu mengutip pernyataan Netanyahu. Ditanya, apakah Pyongyang menerima teknologi terkait dengan nuklir dan pengembangan rudal dari Iran, Netanyahu menjawab; ”Ya, itulah kasus (yang terjadi sekarang) ini.”
Program rudal nuklir dan balistik Korut telah membuat cemas Jepang. Korut sendiri telah diindikasikan akan menguji coba senjata nuklir yang keempat, meskipun komunitas internasional mengisolasi Pyongyang. Indikasi uji coba senjata nuklir Korut itu berdasarkan laporan para ahli yang memantau suara dari tekologi persenjataan Pyongyang.
Semalam, saat pertemuan dengan Kishida, Netanyahu menyebut Iran dan Korut sebagai negara “nakal”. ”Kami melihat bahaya dan tantangan yang ditimbulkan jika negara nakal itu mempesenjatai dirinya dengan senjata nuklir. Dalam kasus Anda, itu Korut,” kata Netanyahu.
“Kita dihadapkan dengan keadaan yang nakal, di mana Iran sedang berupaya untuk mengembangkan senjata nuklir,” lanjut dia. ”Iran terus menipu dunia dan memajukan program nuklirnya. Ayatollah tidak bisa dipercaya,” imbuh Netanyahu menyindir pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang selama ini meyakinkan dunia, bahwa Iran tidak mengembangkan senjata nuklir.
(mas)