Obama: Perlu sanksi untuk stop provokasi Rusia di Ukraina
Minggu, 27 April 2014 - 13:53 WIB
Obama: Perlu sanksi untuk stop provokasi Rusia di Ukraina
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, pada Minggu (27/4/2014), menyatakan, sanksi terbaru yang akan dijatuhkan terhadap Rusia semata-mata hanya untuk mengirimkan pesan agar Rusia harus segera menghentikan tindakan provokasinya di Ukraiana.
"Sangat penting bagi kita untuk mengambil langkah lebih lanjut dan mengirimkan pesan kepada Rusia, bahwa jenis kegiatan destabilisasi yang terjadi di Ukraina harus segera dihentikan," ungkap Obama, seperti dilansir Channel News Asia.
Sebelumnya, Obama dan pemimpin negara kelompok tujuh (G7) telah sepakat untuk menjatuhkan sanksi terbaru kepada Rusia. Hal ini dilakukan karena Rusia dianggap mencedereai perjanjian Jenewa.
"Selama Rusia terus melakukan provokasi daripada mencoba untuk mengatasi masalah ini secara damai, akan ada konsekuensi dan konsekuensi lain yang akan diterima oleh Rusia," Obama menambahkan.
Sanksi terbaru untuk Rusia rencananya akan diumumkan pada awal pekan depan, namun banyak pihak berpendapat bahwa sanksi mungkin akan dijatuhkan pada individu atau perusahaan Rusia yang berpengaruh di sektor-sektor tertentu di bidang ekonomi seperti energi dan perbankan.
Para pemimpin G7 sendiri menyatakan kepada Rusia, pintu tetap terbuka untuk resolusi diplomatik untuk mengakhiri krisis tersebut atas dasar perjanjian Jenewa dan mereka mendesak Moskow untuk mengambil opsi tersebut.
"Sangat penting bagi kita untuk mengambil langkah lebih lanjut dan mengirimkan pesan kepada Rusia, bahwa jenis kegiatan destabilisasi yang terjadi di Ukraina harus segera dihentikan," ungkap Obama, seperti dilansir Channel News Asia.
Sebelumnya, Obama dan pemimpin negara kelompok tujuh (G7) telah sepakat untuk menjatuhkan sanksi terbaru kepada Rusia. Hal ini dilakukan karena Rusia dianggap mencedereai perjanjian Jenewa.
"Selama Rusia terus melakukan provokasi daripada mencoba untuk mengatasi masalah ini secara damai, akan ada konsekuensi dan konsekuensi lain yang akan diterima oleh Rusia," Obama menambahkan.
Sanksi terbaru untuk Rusia rencananya akan diumumkan pada awal pekan depan, namun banyak pihak berpendapat bahwa sanksi mungkin akan dijatuhkan pada individu atau perusahaan Rusia yang berpengaruh di sektor-sektor tertentu di bidang ekonomi seperti energi dan perbankan.
Para pemimpin G7 sendiri menyatakan kepada Rusia, pintu tetap terbuka untuk resolusi diplomatik untuk mengakhiri krisis tersebut atas dasar perjanjian Jenewa dan mereka mendesak Moskow untuk mengambil opsi tersebut.
(esn)