SMS penyayat hati korban tragedi kapal Korsel, palsu

Sabtu, 19 April 2014 - 11:20 WIB
SMS penyayat hati korban...
SMS penyayat hati korban tragedi kapal Korsel, palsu
A A A
Sindonews.com – Kejanggalan ratusan pesan singkat (SMS) terakhir dari para pelajar korban tragedi kapal tenggelam di Korea Selatan terungkap. Para pelajar itu dipastikan tidak menggunakan ponsel saat naik kapal maut itu.

Dengan demikian, ratusan SMS bernada menyayat hati dari para korban tragedi kapal itu dianggap palsu. Namun, yang masih jadi teka-teki, siapa sejatinya pengirim SMS yang diterima para orangtua korban, seperti yang disiarkan stasiun televisi di Korsel.

Kantor berita Yonhap, pada Sabtu (19/4/2014) melaporkan laporan adanya ratusan SMS dari para pelajar korban tragedi kapal feri Sewol itu tidak sah. Sebab, tak ada pelajar yang menggunakan ponsel saat naik kapal feri yang tenggelam tersebut.

Salah satu SMS diketahui dikirimkan salah seorang korban bermarga Shin, 18. SMS itu diterima ayahnya. ”Ayah, jangan khawatir. Saya punya jaket pelampung dan kita berkumpul bersama-sama,” bunyi SMS Shin.

Ayahnya pun menjawab SMS tersebut. ”Saya tahu penyelamatan sedang berlangsung, tapi buatlah jalan keluar jika kamu bisa.” SMS itu lagi-lagi dibalas. ”Ayah, saya tidak bisa keluar. Koridor ini penuh dengan anak-anak, dan kondisinya terlalu miring.”

Kejanggalan SMS itu juga sempat dilaporkan laman CNN. Salah satunya SMS yang menyatakan pengirimnya tidak bisa melihat apa-apa karena kondisi di dalam kapal gelap. ”Saya masih hidup. Tolong saya, baterai ponsel saya habis, silakan percaya kepada saya,” bunyi salah satu SMS yang menyebar di media Korsel.

“Ponsel saya tidak bekerja, saya di dalam kepala dan saya tidak bisa melihat apa-apa,” bunyi SMS lain yang tidak disebut nama pengirimnya. Sejumlah SMS misterius itu juga menyebar di media sosial sejak Kamis, atau sehari setelah tragedi kapal tenggelam terjadi. (Baca: SMS terkahir korban tragedi kapal Korsel: "Mom, I love you....")

Tim penanggulangan teror cyber Korsel, memastikan tidak ada satu pun dari 271 penumpang kapal feri yang mengirim SMS atau menelepon setelah kapal itu tenggelam.

”Kami sudah memeriksa lebih dari 300 ponsel, karena beberapa orang memiliki lebih dari satu ponsel,” kata salah seorang polisi Korsel yang menyelidiki laporan tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Ini Gang Maut Selebar...
Ini Gang Maut Selebar 4 Meter yang Jadi Lokasi Tragedi Pesta Halloween
PM Korsel Soroti Respons...
PM Korsel Soroti Respons Polisi Saat Terima Panggilan Darurat Tragedi Halloween
3 Fakta Itaewon, Lokasi...
3 Fakta Itaewon, Lokasi Insiden Halloween di Korsel yang Tewaskan 150 Orang
Tragedi Halloween Itaewon:...
Tragedi Halloween Itaewon: Korban Tewas 154 Orang Termasuk Produser Cantik Grace Rached
Jokowi Ucapkan Belasungkawa...
Jokowi Ucapkan Belasungkawa Atas Tragedi Halloween di Korsel
Pascainsiden Halloween,...
Pascainsiden Halloween, Korsel Umumkan Masa Berkabung Nasional
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
22 menit yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved