Polisi Thailand ragu penumpang gelap MH370 teroris
Selasa, 11 Maret 2014 - 13:02 WIB
Polisi Thailand ragu penumpang gelap MH370 teroris
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Thailand ragu dengan dugaan dua penumpang misterius yang naik pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 adalah teroris.
Dua penumpang pengguna paspor curian itu juga diragukan sebagai pembajak pesawat MAS yang hilang usai lepas landas dari Kuala Lumpur Sabtu lalu. Satu dari penumpang gelap, telah diidentifikasi polisi Malaysia.
Polisi Thailand menduga kedua penumpang gelap itu adalah para pencari suaka. Interpol telah mengkonfirmasi, kedua penumpang gelap itu menggunakan paspor milik warga Italia dan Austria yang dicuri tahun 2012 dan 2013.
Polisi Thailand dan penyidik polisi asing telah memerika dua agen perjalanan di Kota Pattaya, tempat di mana kedua penumpang gelap itu membeli tiket pesawat MAS MH370 sebelum naik dengan paspor curian atau paspor palsu.
”Kami belum memutuskan kesimpulan. Namun, sulit untuk menemukan bukti bahwa orang-orang ini (penumpang gelap), terlibat terorisme,” kata Kepala Polisi Pattaya, Thailand, Supachai Puikaewcome, kepada Reuters, Selasa (11/3/2014).
“Dengan mengacu pada pemesanan tiket saja, apakah itu terorisme?. Sebaliknya, mereka meminta tiket yang paling murah, dan merinci rute atau nama maskapai,” lanjut Supachai.
Dua penumpang pengguna paspor curian itu juga diragukan sebagai pembajak pesawat MAS yang hilang usai lepas landas dari Kuala Lumpur Sabtu lalu. Satu dari penumpang gelap, telah diidentifikasi polisi Malaysia.
Polisi Thailand menduga kedua penumpang gelap itu adalah para pencari suaka. Interpol telah mengkonfirmasi, kedua penumpang gelap itu menggunakan paspor milik warga Italia dan Austria yang dicuri tahun 2012 dan 2013.
Polisi Thailand dan penyidik polisi asing telah memerika dua agen perjalanan di Kota Pattaya, tempat di mana kedua penumpang gelap itu membeli tiket pesawat MAS MH370 sebelum naik dengan paspor curian atau paspor palsu.
”Kami belum memutuskan kesimpulan. Namun, sulit untuk menemukan bukti bahwa orang-orang ini (penumpang gelap), terlibat terorisme,” kata Kepala Polisi Pattaya, Thailand, Supachai Puikaewcome, kepada Reuters, Selasa (11/3/2014).
“Dengan mengacu pada pemesanan tiket saja, apakah itu terorisme?. Sebaliknya, mereka meminta tiket yang paling murah, dan merinci rute atau nama maskapai,” lanjut Supachai.
(mas)