Susul dua kapal Rusia, kapal perang AS dekati Laut Hitam
Jum'at, 07 Maret 2014 - 18:07 WIB
Susul dua kapal Rusia, kapal perang AS dekati Laut Hitam
A
A
A
Sindonews.com - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah mengkonfirmasi, bahwa sebuah kapal perang penghancur rudal, USS Truxtun, sedang menuju ke Laut Hitam. Pergerakan kapal militer AS itu, diklaim sudah jauh hari sebelum krisis Ukraina pecah.
Pergerakan kapal perang AS itu, menyusul dua kapal Angkatan Laut Rusia yang telah memasuki Laut Hitam terlebih dahulu pada Selasa lalu. Kapal militer Rusia masuk ke Laut Hitam melalui Bosphorus.
Pergerakan Angkatan Laut AS mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa United State Ship (USS) Truxtun telah meninggalkan Yunani pada Kamis kemarin, untuk melakukan perjalanan ke Laut Hitam. Kapal itu akan digunakan untuk pelatihan dengan Angkatan Laut Rumania dan Bulgaria.
”Sementara di Laut Hitam, kapal akan berlabuh, dan melakukan latihan dengan sekutu dan mitra kami di wilayah itu,” bunyi pernyataan itu, seperti dikutip Rusia Today (RT), Jumat (7/3/2014). ”Operasi Truxtun di Laut Hitam dijadwalkan jauh hari sebelum keberangkatannya dari Amerika Serikat.”
Kapal itu memiliki awak sekitar 300 personel dan merupakan bagian dari kelompok kapal induk yang bertolak dari AS pada pertengahan Februari 2014 lalu.
Pengumuman ini muncul setelah pihak berwenang Turki pada Rabu lalu, memberikan izin untuk kapal perang angkatan laut AS untuk melewati wilayah Bosphorus, yang merupakan satu-satunya pintu masuk ke Laut Hitam.
Kendati demikian, media Turki, Hurriyet Daily, mengutip sumber keamanan di Turki menyatakan, kapal tersebut bukan kapal induk nuklir.
Departemen Pertahanan AS atau Pentagon, juga berencana mengerahkan enam pesawat jet tempur F-15 ke Ukraina. Pengerahan pesawat jet tempur itu diklaim untuk mencegah agresi militer Rusia terhadap Ukraina.
Pergerakan kapal perang AS itu, menyusul dua kapal Angkatan Laut Rusia yang telah memasuki Laut Hitam terlebih dahulu pada Selasa lalu. Kapal militer Rusia masuk ke Laut Hitam melalui Bosphorus.
Pergerakan Angkatan Laut AS mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa United State Ship (USS) Truxtun telah meninggalkan Yunani pada Kamis kemarin, untuk melakukan perjalanan ke Laut Hitam. Kapal itu akan digunakan untuk pelatihan dengan Angkatan Laut Rumania dan Bulgaria.
”Sementara di Laut Hitam, kapal akan berlabuh, dan melakukan latihan dengan sekutu dan mitra kami di wilayah itu,” bunyi pernyataan itu, seperti dikutip Rusia Today (RT), Jumat (7/3/2014). ”Operasi Truxtun di Laut Hitam dijadwalkan jauh hari sebelum keberangkatannya dari Amerika Serikat.”
Kapal itu memiliki awak sekitar 300 personel dan merupakan bagian dari kelompok kapal induk yang bertolak dari AS pada pertengahan Februari 2014 lalu.
Pengumuman ini muncul setelah pihak berwenang Turki pada Rabu lalu, memberikan izin untuk kapal perang angkatan laut AS untuk melewati wilayah Bosphorus, yang merupakan satu-satunya pintu masuk ke Laut Hitam.
Kendati demikian, media Turki, Hurriyet Daily, mengutip sumber keamanan di Turki menyatakan, kapal tersebut bukan kapal induk nuklir.
Departemen Pertahanan AS atau Pentagon, juga berencana mengerahkan enam pesawat jet tempur F-15 ke Ukraina. Pengerahan pesawat jet tempur itu diklaim untuk mencegah agresi militer Rusia terhadap Ukraina.
(mas)